Jumat, 19 Jun 2026 09:25 WIB

Meski Hanya Bisa Berjalan Menggunakan Tangan, Sarina Tak Menyerah Hidupi Ibunya

Sarina saat berjalan menggunakan kedua tangannya
Sarina saat berjalan menggunakan kedua tangannya

Banyuwangi - Keterbatasan fisik tak lantas membuat Sarina (63), warga Dusun Sumbersuko, Desa Kesilir, Kecamatan Siliragung, Kabupaten Banyuwangi putus asa. Dengan semangat pria ini mengais rezeki sebagai tukang sol sepatu.

Sarina memang belum begitu rentah. Namun kedua kakinya tidak bisa lagi dibuat jalan akibat kecelakaan di masa kecilnya. Untuk berjalan, dia menggunakan kedua tangannya.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Selain mencari nafkah untuk dirinya, Sarina juga menghidupi ibu kandungnya yang kini tinggal bersama. Usaha sol sepatu dia buka di rumah yang ia tinggali. Namun hasilnya tak cukup untuk kebutuhan makan mereka berdua.

"Orang yang datang untuk menjahit sepatu ke sini tidak tiap hari ada, terkadang hampir sebulan tidak ada orang ke sini," ungkap Sarina, Jumat (11/2/2022).

Dulu rumah yang ditinggali Sarina masih berdinding bambu, tapi sekarang sudah bertembok batako yang dibuat sendiri oleh Sarina.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

"Rumah ini dulunya gedek (dinding) bambu, tapi sekarang sudah tembok. Batakonya hasil saya bikin sendiri," jelas dia.

"Rumah kecil ini tanahnya milik kakak saya, bangunan ini tidak ada sama sekali bantuan dari pemerintah. Saya dirikan dari jerih payah saya sendiri," tambah Sarina.

Ditanya soal bantuan, Sarina mengaku pernah mendapat bantuan saat gencar-gencarnya santunan Covid-19. Namun sekarang sudah tidak pernah lagi mendapatkannya.

Baca Juga: Beban Utang dan Gurita Korupsi, Akar Masalah Kemiskinan Dua Dekade

"Saya pernah mengajukan ke kecamatan untuk bantuan, tapi sampai saat ini belum ada kabarnya," keluh dia.

"Saya tetap akan semangat bekerja sebisa saya untuk hidup saya sama ibu. Makan sehari-hari terkadang saya dapat dari tetangga di sini," tandasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.