Jumat, 19 Jun 2026 19:53 WIB

Viral Psikotes dan Kesehatan Diberi Nilai Nol, Kejagung Diminta Beri Penjelasan

  • Penulis :
  • | Rabu, 05 Jan 2022 19:41 WIB
Ghufron saat mendatangi Kantor Kejati Jatim
Ghufron saat mendatangi Kantor Kejati Jatim

jatimnow.com - Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti meminta Kejaksaan Agung (Kejagung) RI memberi penjelasan terkait hasil psikotes dan tes kesehatan yang dijalani Ghufron, anak tukang sapu jalanan di Surabaya yang mendapat nilai nol.

Menurut LaNyalla, nilai nol yang didapat pemuda 24 tahun tersebut menimbulkan tanda tanya. Apakah salah entri data atau memang nilainya nol. Sementara Ghufron memiliki data pembanding dan termasuk sarjana dengan nilai IPK yang tinggi.

Baca Juga: Ada Apa dengan Film Pesta Babi?

"Saya kira Kejaksaan Agung harus memberi penjelasan secara transparan atas hasil nilai psikotes dan tes kesehatan yang dijalani Ghufron. Mengapa dia mendapat nilai nol dan apa saja indikatornya," jelas LaNyalla di sela-sela kunjungan kerja ke Sulawesi Barat (Sulbar) seperti siaran pers yang diterima redaksi, Rabu (5/1/2022).

Senator asal Jawa Timur itu menilai, penjelasan Kejagung terhadap nilai yang didapat Ghufron sangat penting, agar tidak menimbul persepsi negatif dalam penerimaan calon jaksa. Sebab berita tersebut menjadi perbincangan masyarakat, khususnya di Surabaya.

"Saya kira penjelasan itu penting agar publik tak menduga bahwa ada cara-cara tak baik dalam penerimaan calon jaksa di tubuh Kejagung," ungkap dia.

Apalagi, lanjut dia, sebagai lembaga yang mewakili kepentingan publik dalam perkara pengadilan, Kejagung harus mengedepankan asas kepatutan dalam seleksi penerimaan calon jaksa.

Baca Juga: Viral Wisatawan Asal China Diintimidasi Oknum Ojek Pangkalan di Probolinggo

"Kalau kita perhatikan dengan seksama kronologi yang disampaikan Ghufron, dia sudah melewati tahapan psikotes dan tes kesehatan dengan hasil yang baik. Nah, apakah ada penilaian lain dari Kejagung sehingga ia mendapatkan nilai nol? Mari kita tunggu penjelasannya," tambah LaNyalla.

Untuk diketahui, Ghufron mendapat nilai nol dalam tes psikotes dan tes kesehatan. Akibatnya, ia dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS) oleh Biro Kepegawaian Kejaksaan pada Kamis (30/12/2021).

Ketika Ghufron menjalani tes kesehatan untuk SKB Kejaksaan di Rumah Sakit Tingkat III Brawijaya, ia mengaku bahwa kondisinya baik tanpa catatan.

Baca Juga: Wakil Ketua Ansor Jatim Respons Perseteruan Rizieq Shihab dan Dudung

"Saya akhirnya melaukan tes pribadi sebagai pembanding. Baik tes kesehatan maupun psikotes. Hasilnya semuanya normal dan memenuhi syarat. Dan data-data itu saya kirim ke Kejaksaan Agung RI melalui surat terbuka," ungkap peraih beasiswa S1 Bidik Misi itu.

Nama Ghufron dinyatakan tidak lulus dikarenakan tidak memenuhi salah satu syarat pada salah satu/beberapa tahapan SKB yang disyaratkan instansi maupun panitia seleksi nasional (panselnas). Dia mendapatkan nilai 0 (nol) untuk psikotes dan tes kesehatan.

"Dari 2.013 orang formasi calon jaksa itu, ada 1.200 yang dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS). 196 orang memang tidak lolos dan yang diambil 671 orang. Nah, nilai saya itu 61, 822. Jika dimasukan ke 671 orang yang lolos, saya masih peringkat 260-an. Anehnya lagi, ada sekitar 405 orang yang nilainya di bawah saya, justru lolos," papar Ghufron.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.