Jumat, 19 Jun 2026 19:37 WIB

Ekosistem Satwa Liar Dilindungi di Pasuruan Dinilai Mulai Terancam

  • Penulis : Moch Rois
  • | Senin, 23 Agu 2021 20:58 WIB
Peneliti Yayasan Sekolah Konang Indonesia saat melakukan penelitian di Desa Galih, Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan
Peneliti Yayasan Sekolah Konang Indonesia saat melakukan penelitian di Desa Galih, Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan

jatimnow.com - Di balik potensi keuntungan berbisnis tambang batu di Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan, disebut bisa mengancam keberadaan ekosistem satwa liar dilindungi.

Dari hasil penelitian yang dilakukan Yayasan Sekolah Konang Indonesia di Desa Galih, Kecamatan Pasrepan, keberadaan hewan liar seperti 51 jenis burung, 14 hewan reptil serta amphibi dan 8 mamalia terancam, akibatnya aktivitas usaha tersebut.

Baca Juga: Sengketa Lahan TNI AL dan Warga 10 Desa Pasuruan Temui Titik Terang di DPR RI

"Ada empat lokasi tambang batu yang masih aktif di Desa Galih. Sekarang masyarakat mungkin masih diuntungkan dengan adanya jual beli lahan dan terbukanya lapangan pekerjaan. Kalau ini dibiarkan masif, pasti menjadi ancaman untuk kelestarian hutan dan satwa liar di Desa Galih," jelas Peneliti Yayasan Sekolah Konang Indonesia, Panggalih Joko Susetyo, Senin (23/8/2021).

Menurutnya, selama satu bulan meneliti dengan bersinergi bersama pemerintah desa, dari 73 hewan liar yang menghuni areal ladang, hutan rakyat, hutan lindung dan hutan tanaman industri pohon pinus milik perhutani, terpantau adanya kehidupan 11 satwa liar yang berstatus dilindungi sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 106/MENLHK/SETJEN/KUM1/12/2018 tentang Jenis-jenis satwa yang dilindungi oleh pemerintah.

Salah satu satwa liar di Desa Galih, Kecamatan Pasrepan, Kabupaten PasuruanSalah satu satwa liar di Desa Galih, Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan

Baca Juga: Simak Rekayasa Lalu Lintas Dampak Pembangunan Jembatan Bokwedi Pasuruan

Mulai jenis burung Elang Hitam, Paok Panca Warna, Glatik Jawa, Kipasan Belang, Alap Alap Layang, Celepuk Jawa, Alap-alap Sapi, Elang Bido. Untuk mamalia, ada Trenggiling dan Landak.

"Kalau kekayaan alam Desa Galih tidak dijaga, prediksi kami 15 tahun lagi akan rusak, termasuk 6 sumber air yang saat ini aktif digunakan warga," ungkapnya.

Dia menamnbahkan, sebagai desa yang berada di ketinggian 300 Mdpl sampai 1.100 Mdpl, topografi wilayah berlereng dengan tanah kering berbatu, Desa Galih dan budayanya muncul karena batuan-batuan yang menjadi ciri khas kawasan. Saat batuan yang ada hilang, maka identitas desa akan hilang.

Baca Juga: Dua Kali Diteror Molotov, Warga Pasuruan Ajukan Perlindungan LPSK

"Kadang masyarakat terjebak di persoalan ekonomi. Padahal kekayaan alam dan hewan liarnya luar biasa. Belum ada yang melihat itu sebagai kekayaan. Makanya Desa Galih ini jadi pilot project kami dalam program penghidupan lestari berbasis sumber daya alam," tandasnya.

Peneliti Yayasan Sekolah Konang Indonesia saat melakukan penelitian di Desa Galih, Kecamatan Pasrepan, Kabupaten PasuruanPeneliti Yayasan Sekolah Konang Indonesia saat melakukan penelitian di Desa Galih, Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.