Sungai di Pasuruan Dikeruk: Antisipasi Banjir dan Normalisasi Saluran Irigasi
- Penulis : Moch Rois
- | Rabu, 16 Jun 2021 13:24 WIB
jatimnow.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan mengeruk Sungai Kendal yang kerap menjadi pemicu banjir di Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan.
"Warga mengeluhkan sungainya terjadi pendangkalan. Sehingga ketika hujan, beresiko terjadinya luapan air dan memicu banjir," jelas Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Tata Ruang Kabupaten Pasuruan, Misbah Zunib, Rabu (16/6/2021).
Baca Juga: Berkali Ganti Bupati, Warga Karang Mluwo Jember Masih Dihantui Banjir
Misbah menerangkan bahwa Sungai Kendal belum mendapat tindakan normalisasi lebih dari dua tahun terakhir. Sehingga material sampah dan endapan lumpur membuat sungai itu dangkal.
Ada dua alat berat ekskavator dikerahkan. Satu unit mengeruk aliran sungai yang masuk wilayah Desa Kedungboto dan satu unit lainnya di aliran sungai yang masuk Desa Glanggang.
Baca Juga: Sengketa Lahan TNI AL dan Warga 10 Desa Pasuruan Temui Titik Terang di DPR RI
"Panjang sungai yang dikeruk sekitar satu kilo meter dengan lebar lima meter. Prosesnya sudah berjalan sepekan ini," ungkapnya.
Selain untuk antisipasi banjir, pengerukan juga bertujuan mengembalikan fungsi jaringan irigasi ke persawahan warga, yang kurang lancar ketika musim kemarau.
Baca Juga: Siswa di Jember Naik Rakit ke Sekolah, Jembatan Putus Diterjang Banjir
"Ketika musim kemarau, aliran air yang sedikit kerap tersendat dan tidak lancar menjangkau persawahan warga," tandasnya.
Editor : Narendra Bakrie