Jumat, 19 Jun 2026 18:16 WIB

Beroperasi di Kawasan Ngoro Industri Mojokerto, 5 Preman Diringkus

Lima preman yang biasa beroperasi di Ngoro Industri diamankan di Mapolres Mojokerto
Lima preman yang biasa beroperasi di Ngoro Industri diamankan di Mapolres Mojokerto

jatimnow.com - Lima preman yang biasa beroperasi di kawasan Ngoro Industri Persada (NIP), Kabupaten Mojokerto, diringkus polisi. Mereka biasa melakukan pungutan liar (pungli) untuk angkutan keluar-masuk lokasi itu.

"Sasaran utama Ngoro Industri karena kami menerima laporan terkait pungutan liar atau mengedepankan premanisme dengan menarifkan sejumlah uang kepada seluruh angkutan yang masuk dan keluar di kawasan Ngoro Industri," terang Kapolres Mojokerto, AKBP Dony Alexander, Senin (14/6/2021).

Baca Juga: Pengeroyokan Brutal di Surabaya Terekam CCTV, Otak Pelaku Buron

Dony menambahkan, Satreskrim Polres Mojokerto berhasil mengungkap 12 kasus premanisme. Dari jumlah itu, 7 kasus hanya dilakukan pembinaan dan 5 kasus diproses tindak pidana.

"Ada dua kasus yang menonjol, pertama ada pungutan liar kepada sopir angkutan yang masuk dengan nilai Rp 10 ribu, di mana praktik ini berjalan selama 8 tahun, sejak Tahun 2013 hingga 2021. Pelaku adalah KQ," terangnya.

Menurut Alumni Akpol 2000 ini, pihaknya juga menerima laporan dari call center 110 adanya praktik pemaksaan dalam kegiatan keluar masuk barang bekas milik pabrik harus dijual kepada preman, seperti besi bekas.

Barang bukti kasus premanisme dibeber di Mapolres MojokertoBarang bukti kasus premanisme dibeber di Mapolres Mojokerto

Baca Juga: Meimura Bawa Ludruk Besutan ke Kampus, Sentil Eksploitasi Alam Mojokerto

"Dengan proses pengambilan tanpa izin pemilik, sehingga barang yang diambil oleh tersangka menguntungkan kepada tersangka sendiri," tegasnya.

Empat preman yang memaksa agar barang bekas pabrik dijual kepadanya yaitu Ad, Sd, Hr dan Sg. Keempatnya diamankan di PT Anoman Ngoro Industri Persada.

"Pihak perusahaan yang merasa terintimidasi tidak bisa berbuat apa-apa karena diancam tidak bisa beraktivitas," jelasnya.

Baca Juga: Angkat Isu Situs, Ludruk Besutan Bakal Masuk Kampus UNIM Mojokerto

Dari tangan para preman itu disita 13 bendel kwitansi pembayaran, 2 unit gerinda, 2 unit motor, 1 unit mobil pikap L300 bernopol S 8003 NF bermuatan besi tua dan uang tunai Rp 600 ribu.

"Yang bersangkutan bisa mendapatkan kurang lebih Rp 41 juta satu bulan. Namun sesuai keterangan tersangka, bisa menghasilkan Rp 12 juta satu bulan. Kita akan kembangkan, karena ini tidak mungkin berjalan sendiri," pungkasnya.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.