Jumat, 19 Jun 2026 01:01 WIB

Hingga Mei 2021, Ratusan Pekerja Migran asal Jatim Dinyatakan Positif Covid-19

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Selasa, 01 Jun 2021 14:56 WIB

jatimnow.com - 11.350 Pekerja Migran Indonesia (PMI) telah pulang melalui pintu masuk Jawa Timur (Jatim) dari tanggal 28 April hingga 30 Mei 2021.

Dari jumlah tersebut, 126 PMI dinyatakan positif Covid-19 setelah melalui proses skrining.

Baca Juga: Pulang dari Malaysia, Fauzi Bangun Layanan Keuangan Warga Kangean

Berdasarkan data Satgas Penanganan PMI merinci, 126 yang positif Covid-19 itu datang dari Malaysia 96 orang, Singapura 17 orang, Hongkong lima orang, Brunei Darussalam tiga orang, Jepang tiga orang dan Belanda dua orang. Yang dinyatakan positif wajib menjalani isolasi dan diambil sampelnya untuk diteliti.

"Mereka juga diambil sampel untuk kemudian dikirimkan ke Laboratorium ITD dan ke Balitbangkes Jakarta Pusat untuk pemeriksaan lebih lanjut terkait perkembangan varian baru Covid-19," terang penanggung jawab RSLI, dr. IDG Nalendra DI, Selasa (1/6/2021).

Sejauh ini, sudah 48 sampel yang dikirimkan, dan masih menunggu hasilnya. Sedangkan dari sampel yang dikirimkan ke Balitbangkes, ada dua sampel yang terkonfirmasi varian baru Covid-19. Yakni B117 (strain Inggris) dan B1351 (strain Afrika Selatan).

Kedua pasien varian baru tersebut telah dirawat dan dinyatakan sembuh oleh dokter RSLI dan bisa melanjutkan isolasi mandiri di rumah dengan monitoring dinas kesehatan setempat serta dampingan relawan pendamping pada 20 dan 24 Mei 2021.

Baca Juga: Ribuan Pekerja Migran Jatim Terjebak Konflik Iran-Israel, SP IMPPI: Pulangkan!

Hingga hari ini, melalui monitoring dan assesment yang ketat pada semua pasien, 67 pasien PMI telah sembuh. Terdiri dari 38 laki-laki dan 29 perempuan.

Sedangkan yang masih dirawat sejumlah 59 pasien PMI, laki-laki 28 dan perempuan 31. Ketentuan Kemenkes, PMI yang positif Covid-19 harus isolasi 14 hari serta dua kali negatif swab PCR untuk kriteria kesembuhan.

"Kriteria ketat ini dimaksudkan sebagai antisipasi agar mereka tidak menjadi faktor penyebar Covid-19 dari luar negeri ke Indonesia, termasuk potensi varian baru Covid-19," jelas dr Nalendra.

Baca Juga: Satu Juta Nyawa PMI Terancam, SP IMPPI: Negara Jangan Lambat Evakuasi!

Ia mengatakan, gelombang PMI ke Jatim diperkirakan hingga Juli 2021. Jumlahnya bisa lebih dari 18.000 orang.

Pihaknya pun mengingatkan untuk tetap waspada, serta melakukan langkah preventif dan antisipasif terhadap varian baru yang mungkin muncul atau terbawa oleh PMI.

"Malaysia mulai hari ini lockdown hingga tanggal 14 karena penyebaran Covid-19 yang meningkat sangat tajam. Kita harus tetap waspada dan mengantisipasi sejak dini jangan sampai kasus di Malaysia terjadi di Indonesia," pungkas dr Nalendra.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.