Kamis, 18 Jun 2026 05:50 WIB

Ribuan Pekerja Migran Jatim Terjebak Konflik Iran-Israel, SP IMPPI: Pulangkan!

  • Penulis : Ali Masduki
  • | Minggu, 08 Mar 2026 21:12 WIB
Konflik Iran-Israel makin mencekam. SP IMPPI Jatim desak Pemprov dan BP3MI segera evakuasi 7.000 lebih pekerja migran yang terjebak di Timur Tengah. (Foto: Indonesiainside)
Konflik Iran-Israel makin mencekam. SP IMPPI Jatim desak Pemprov dan BP3MI segera evakuasi 7.000 lebih pekerja migran yang terjebak di Timur Tengah. (Foto: Indonesiainside)

jatimnow.com - Hujan rudal yang melibatkan Israel, Amerika Serikat, dan Iran mengubah langit Timur Tengah menjadi zona merah. Situasi mencekam ini memicu penutupan wilayah udara di sejumlah negara Arab dan melumpuhkan aktivitas penerbangan sipil. Kondisi tersebut menempatkan ribuan Pekerja Migran Indonesia asal Jawa Timur dalam posisi bahaya.

Sekretaris Serikat Pekerja IMPPI Jawa Timur, Lilies Pratiwining Setyarini, meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur tidak tinggal diam.

Baca Juga: Pulang dari Malaysia, Fauzi Bangun Layanan Keuangan Warga Kangean

Ia mendesak Dinas Ketenegakerjaan segera bergerak bersama Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) untuk menyusun skenario pemulangan besar-besaran.

"Dinas Ketenegakerjaan harus cepat berkoordinasi dengan BP3MI sebagai perwakilan Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI). Kita butuh langkah konkret untuk menjemput warga kita di sana," ujar Lilies dalam pernyataan resminya, Minggu (8/3/2026).

Dampak perang mulai memakan korban administratif. Saat ini, tujuh pekerja asal Lumajang gagal pulang meski kontrak kerja mereka telah usai. Mereka tertahan di Arab Saudi karena maskapai penerbangan berhenti beroperasi akibat risiko keamanan yang tinggi.

Data resmi mencatat sekitar 7.000 warga Jawa Timur mengadu nasib di Timur Tengah, dengan konsentrasi terbesar di Arab Saudi.

Baca Juga: Wadah Organik dan Refill Jadi Solusi Saat Harga Plastik Melambung

Namun, Lilies meyakini angka riil di lapangan jauh lebih besar karena banyaknya pekerja yang berangkat melalui jalur non-prosedural.

"Jika perang ini berlarut-larut, dampaknya bakal merembet ke seluruh kawasan. Kita tidak boleh membiarkan mereka terjepit di daerah konflik yang mengancam nyawa," tegas alumnus FISIP Unair tersebut.

Serikat Pekerja IMPPI menegaskan bahwa pelindungan negara tidak boleh tebang pilih antara pekerja resmi maupun ilegal. Keduanya memiliki hak yang sama untuk diselamatkan dari zona perang.

Baca Juga: Waspadai Jebakan Geopolitik, Bamsoet Minta Pemerintah Jaga Rupiah

Lilies mengingatkan bahwa operasi evakuasi ini harus mencakup persiapan teknis yang matang, mulai dari penyediaan tempat transit hingga pengantaran ke desa asal.

Selain fisik, aspek mental juga menjadi sorotan. Mengingat trauma akibat situasi perang Iran vs Israel, pemerintah diminta menyiagakan tenaga medis dan psikiater.

"Tenaga medis dan ahli jiwa harus siap untuk trauma healing. Selain itu, pastikan hak-hak mereka seperti gaji yang belum terbayar tetap terjamin sebelum mereka meninggalkan negara penempatan," tutup Lilies.

Editor : Tim Jatimnow
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.