Kamis, 18 Jun 2026 01:44 WIB

Pulang dari Malaysia, Fauzi Bangun Layanan Keuangan Warga Kangean

Mantan pekerja migran asal Pulau Kangean sukses menjadi Agen BRILink dan mempermudah akses keuangan warga kepulauan. (Foto: BRI for jatimnow.com)
Mantan pekerja migran asal Pulau Kangean sukses menjadi Agen BRILink dan mempermudah akses keuangan warga kepulauan. (Foto: BRI for jatimnow.com)

jatimnow.com - Keterbatasan akses layanan perbankan di Pulau Kangean, Kabupaten Sumenep, tidak lagi menjadi hambatan bagi warga Desa Angkatan, Kecamatan Arjasa. Berkat kehadiran Agen BRILink milik Fauzi, masyarakat kini dapat melakukan berbagai transaksi keuangan tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke kantor bank.

Fauzi bukan sosok biasa. Sebelum dikenal sebagai Agen BRILink yang melayani puluhan transaksi setiap hari, ia pernah bekerja sebagai pekerja migran Indonesia (PMI) di Malaysia pada periode 2018 hingga 2020.

Baca Juga: BTN Gandeng UNAIR, Perkuat Literasi Finansial dan Ekosistem Kampus Digital

Sekembalinya ke kampung halaman pada 2020, Fauzi melihat kebutuhan besar masyarakat terhadap layanan perbankan yang mudah dijangkau. Mayoritas warga Pulau Kangean merupakan nasabah BRI, sementara akses menuju kantor bank membutuhkan waktu dan biaya yang tidak sedikit.

"Saya melihat hampir seluruh masyarakat di sini menggunakan layanan BRI dan membutuhkan akses transaksi yang cepat tanpa harus bepergian jauh. Dari situ saya memutuskan menjadi Agen BRILink pada tahun 2020," ujar Fauzi.

Keputusan tersebut menjadi titik awal perubahan bagi dirinya maupun masyarakat sekitar. Kios sederhana yang ia kelola kini berfungsi layaknya kantor layanan perbankan mini. Setiap hari, Fauzi melayani sekitar 50 hingga 60 transaksi, mulai dari tarik tunai, transfer antar rekening BRI maupun antarbank, hingga pembayaran berbagai tagihan.

Layanan tersebut dimanfaatkan berbagai kalangan, mulai pelaku UMKM, pedagang, pegawai, pelajar, hingga warga lanjut usia yang membutuhkan akses keuangan praktis di wilayah kepulauan.

Meski sempat menghadapi berbagai tantangan pada masa awal operasional, Fauzi berhasil membangun kepercayaan masyarakat. Salah satu pengalaman yang paling diingatnya terjadi saat ia tidak sengaja memberikan kelebihan uang sebesar Rp10 juta kepada seorang nasabah.

Beruntung, nasabah tersebut menunjukkan kejujuran dengan mengembalikan seluruh kelebihan uang yang diterimanya.

Baca Juga: Bank Mandiri Taspen Dorong Pensiunan Tetap Produktif dan Sejahtera

"Alhamdulillah, nasabah tersebut langsung mengembalikan uangnya kepada saya. Padahal saya sendiri belum menyadari ada kelebihan pembayaran," kenang Fauzi.

Selain memberikan manfaat bagi masyarakat, usaha yang dijalankannya juga membawa perubahan signifikan bagi perekonomian keluarga. Pendapatan dari layanan transaksi BRILink kini mampu mencukupi kebutuhan rumah tangga tanpa harus kembali merantau ke luar negeri.

Menurut Fauzi, dukungan dari BRI turut berperan dalam perkembangan usahanya. Selain pendampingan dan program branding tempat usaha, agen BRILink juga mendapatkan kemudahan layanan ketika melakukan transaksi di kantor cabang.

Ke depan, ia berharap fitur layanan BRILink terus diperluas sehingga masyarakat kepulauan dapat melakukan pembayaran pajak kendaraan bermotor maupun Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) langsung dari wilayah tempat tinggal mereka.

Baca Juga: Cerita Uung Victoria Finky Arungi Laut 14 Jam demi Ibu Menyusui

Sementara itu, Branch Manager BRI Branch Office Sumenep, Ali Topan, mengatakan BRI terus memperkuat komitmennya dalam memperluas inklusi keuangan hingga ke wilayah desa dan kepulauan melalui jaringan Agen BRILink.

"Saat ini terdapat 895 Agen BRILink aktif di wilayah Sumenep yang tersebar di berbagai lokasi. Kehadiran mereka menjadi bagian dari upaya BRI menghadirkan layanan keuangan yang efisien, terjangkau, dan mudah diakses masyarakat," kata Ali.

Menurutnya, model kemitraan Agen BRILink tidak hanya memperluas akses layanan perbankan, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat desa.

Melalui jaringan tersebut, warga tidak sekadar menjadi pengguna layanan keuangan, melainkan ikut terlibat dalam ekosistem ekonomi digital yang memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat di tingkat lokal.

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.