Jumat, 19 Jun 2026 12:23 WIB

Tiga Tempat Produksi Petasan di Mojokerto Dibongkar, Empat Orang Diamankan

Barang bukti yang disita dari tiga tempat produksi petasan dibeber di Mapolres Mojokerto
Barang bukti yang disita dari tiga tempat produksi petasan dibeber di Mapolres Mojokerto

jatimnow.com - Home industry petasan di tiga lokasi dibongkar Satreskrim Polres Mojokerto dan Polsek Sokoo. Selain menangkap empat orang yang terlibat, juga disita sejumlah bahan dan peralatan membuat petasan.

Kapolres Mojokerto, AKBP Dony Alexander mengatakan, pengungkapan home industry petasan ini berawal dari laporan warga. Dari tiga lokasi disita barang bukti 69,5 kilogram black powder dan 2.237 buah petasan.

Baca Juga: Meimura Bawa Ludruk Besutan ke Kampus, Sentil Eksploitasi Alam Mojokerto

"Kegiatan ini kita laksanakan dalam rangka mendukung kegiatan Operasi Mesra Mojokerto, sehat tertib ramadan. Lokasi pertama di Desa Baureno, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto dan Desa Balongmacekan, Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo," terang Dony, Senin (3/5/2021).

Keempat pelaku yaitu Mulyadi, warga Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto; Suwono dan Kaseran, keduanya asal Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo. Lalu Roib, warga Desa Kenanten, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto yang diamankan Polsek Sokoo.

Baca Juga: Angkat Isu Situs, Ludruk Besutan Bakal Masuk Kampus UNIM Mojokerto

"Mulyadi mendapatkan bahan mercon itu dari Suwono yang berada di Tarik, Sidoarjo. Sementara Suwono dapat bahan petasan dari Kaseran. Kaseran membeli bahan baku petasan itu dari Pur di Pasar Turi Surabaya," ungkap Dony.

Dony menambahkan, dari tiga tempat itu, pihaknya masih memburu dua orang.

Baca Juga: Balon Udara Berisi Petasan Jatuh dan Rusak Rumah Warga di Tulungagung

"Keempat tersangka dijerat Pasal 1 ayat 1 Undang-undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.