Kamis, 11 Jun 2026 21:56 WIB

Kue Kopyor, Jajanan Khas Banyuwangi yang Hanya Ada di Bulan Ramadan

  • Penulis :
  • | Jumat, 25 Mei 2018 17:01 WIB
Satria dan Dodi saat sedang berjualan kue kopyor
Satria dan Dodi saat sedang berjualan kue kopyor

jatimnow.com - Kuliner yang satu ini merupakan jajanan khas Banyuwangi yang hanya dapat dijumpai pada Bulan Ramadan saja. Ya, nama kuliner yang satu ini adalah Kue Kopyor.

Bahan dasar jajanan ini diantaranya santan yang telah matang, roti tawar, mie bihun, dan beberapa potongan nangka. 

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Dari bahan-bahan itu, nantinya dijadikan satu sesuai takaran dan dibungkus menggunakan daun pisang untuk dimasak dengan cara dikukus.

"Untuk daun pisangnya dikukus dulu biar layu dan tidak mudah sobek ketika digunakan membungkus santan. Jadi, dengan begitu kita bisa membuat kue kopyor dan yang tidak cepat basi," kata salah satu produsen Kue Kopyor, Inaya (39) yang tinggal di Singodimayan, Kelurahan Singonegaran, Kecamatan/Kabupaten Banyuwangi, Jumat (25/5/2018).

Selama Bulan Suci Ramadan, ia mengaku setiap hari Kue Kopyor itu dijualnya secara berkeliling, baik dengan cara jalan kaki ataupun naik sepeda kayuh mulai pukul 12.00-16.00 Wib.

Menurut Inaya, setiap harinya dia mampu memproduksi dan menjual Kue Kopyor sebanyak 80-150 bungkus.

"Awalnya dulu yang jual keliling anak saya, Fikri, tapi 10 tahun yang lalu. Kalau sekarang yang jualan anak-anak sekitar sini. Ada yang usia SD dan SMP, dan dari saya perbungkusnya Rp 1.500," ujarnya..

Salah satu penjual Kue Kopyor yang ditemui jatimnow.com bernama Satria (13), warga Lingkungan Kemasan, Kelurahan Panderejo. Ia mengaku berjualan Kue Kopyor ini atas kemauannya sendiri tanpa ada yang menyuruh ataupun memaksanya.

Baca Juga: Rujak Uleg King Salmon, Inovasi Mewah Excotel di Festival Rujak Uleg 2026

“Perbungkus saya jual Rp 3-4 ribu. Hasilnya buat ditabung beli kopiah, sandal dan baju lebaran,” kata Satria saat di bilangan Jalan Ahmad Yani, Banyuwangi.

Begitu juga dengan Dodi (14), asal Kelurahan Kampung Mandar yang tengah menjajakan Kue Kopyor di seputaran jalan Kelurahan Tamanbaru. 

Dodi mengaku, sebelum berangkat berjualan, antara penjual yang satu dengan yang lainnya saling melakukan komunikasi dalam pembagian wilayahnya.

Misalnya, jika start dari Kelurahan Singonegaran lalu melalui Jalan Ahmad Yani hingga belok kanan di pertigaan Untag 1945 Banyuwangi sampai Kelurahan Tamanbaru.

Baca Juga: Kota Lama Surabaya Punya Destinasi Baru, 10 Regentstraat

“Ya biar gak tabrakan. Biasanya sekali jalan ada 2 atau 3 anak. Kalau misalnya di rute saya rame pembeli dan barang habis, kalau ketemu teman tak kasih tahu,” ujar Dodi.

 

Reporter: Hafiluddin Ahmad

Editor: Arif Ardianto

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.