Kamis, 11 Jun 2026 17:21 WIB

Lutung Jawa Mati Diduga Dibantai Pemburu, Ini Langkah BBKSDA

Tim Pro Fauna menunukkan tangan dan foto Lutung Jawa yang ditemukan di Gunung Butak, Kota Batu (foto dokumen)
Tim Pro Fauna menunukkan tangan dan foto Lutung Jawa yang ditemukan di Gunung Butak, Kota Batu (foto dokumen)

jatimnow.com - Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Wilayah VI Jawa Timur bersama Polres Malang, dan LSM Protection of Forest & Fauna (Profauna) mendalami pembantaian Lutung Jawa, hewan yang terancam punah ini.

"Entah ada unsur politik dari seseorang agar heboh, bisa juga. Karena pemburu asli yang mencari keuntungan ekonomis tidak mungkin meninggalkan jejak. Contohnya setelah ada info awal dari pendaki, di lokasi mereka masih meninggalkan jejak yaitu kepala dan kulit yang digantung. Lalu ketika kami olah TKP hanya tersisa kedua tangan, sama saja itu menantang petugas," kata Kepala Seksi (Kasi) Konservasi BBKSDA Wilayah VI Jawa Timur Mamat Ruhmat, Minggu (16/8/2020).

Baca Juga: Pendaki Ilegal Gunung Semeru Berhasil Dievakuasi, Pengelola Jatuhi Sanksi

Baca juga: Lutung Jawa Ditemukan Mati di Gunung Butak, Diduga Dibantai Pemburu

Keterangan dari pihak Polres Malang, tambah Mamat, penyidik sudah memanggil beberapa saksi untuk dimintai keterangan. Baik orang yang memberikan informasi awal, dan pihak Profauna.

Ia menyebut, bila pelaku tertangkap akan dijerat dengan UU RI Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam dan Hayati. Ancaman hukumannya 5 tahun penjara dan denda Rp 100 juta.

"Setelah saya melaporkan ke pimpinan terkait olah TKP secara tertulis atau lisan, pusat langsung berkoordinasi dengan pihak lain yaitu Aparat Penegak Hukum (APH). Dan sudah ada pemanggilan saksi-saksi, semoga segera terungkap," harapnya.

Baca Juga: Lewati Jalur Ilegal, Pendaki Gunung Semeru Dilaporkan Jatuh ke Jurang

Ia pun mengapresiasi langkah cepat Polres Malang yang sudah mendalami informasi. Dia pun menerangkan, tugas dan fungsi (tupoksi) perlindungan satwa langka menjadi wewenang BKSDA, untuk pengelolaan kawasan masuk ranah Perhutani. Jika ada pelanggaran, menjadi ranah kepolisian.

"Agar kejadian tidak terulang kembali, Ditjen GAKKUM, BKSDA bersama Perhutani, dan LSM Profauna sedang berkoordinasi membentuk tim yang nanti rutin melakukan penjagaan di kawasan hutan atau lahan konservasi demi mempersempit ruang gerak pemburu atau orang yang tidak bertanggungjawab," tegas Mamat lagi.

Sementara itu, Ketua Profauna Indonesia Rosek Nursahid meyakini Lutung Jawa murni korban perburuan.

Baca Juga: Pedagang Ayam di Malang Tega Bacok Teman, Ini Motifnya

"Semoga pelaku pembantai Lutung Jawa yang kini masih buron segera bisa diungkap dan diamankan," harap Rosek.

Penemuan Lutung Jawa yang mati mengenaskan dengan hanya menyisakan kepala beserta kulit tubuh terjadi di daerah pendakian Gunung Butak, Desa Oro-oro Ombo, Kecamatan Batu, Kota Batu pada Senin (10/8) lalu. Kuat dugaan akibat aktivitas pemburu liar.

Hingga berita ini ditulis Kasatreskrim Polres Malang AKP Tiksnarto belum bisa dimintai keterangan terkait perkembangan kasus tersebut.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.