Jumat, 19 Jun 2026 17:41 WIB

Perjalanan Cak Ngantuk hingga Aksinya Menjual Nasi Goreng Terkenal

  • Penulis : Moch Rois
  • | Kamis, 23 Jul 2020 16:04 WIB
Cak Ngantuk, penjual nasi goreng di Pasuruan dengan aksi aneh
Cak Ngantuk, penjual nasi goreng di Pasuruan dengan aksi aneh

jatimnow.com - Cerita suka dan duka dialami Cak Ngantuk selama belasan tahun berjualan nasi goreng di Dusun Pelem, Desa Bulusari, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan. Kini dagangannya terkenal setelah aksi aneh yang ia dilakukan.

"Suka duka ya pasti ada," jelas M Arif, nama asli Cak Ngantuk saat ditemui jatimnow.com, Rabu (22/7/2020) malam.

Baca Juga: Sengketa Lahan TNI AL dan Warga 10 Desa Pasuruan Temui Titik Terang di DPR RI

Pria 40 tahun asal Dusun Jembrung, Desa Bulusari, Kecamatan Gempol itu bercerita, 15 tahun silam ia nekat merantau bersama istrinya dari Kabupaten Sampang menuju Pasuruan untuk berjualan nasi goreng.

Saat memulai usahanya kala itu, Cak Ngantuk seringkali didatangi orang mabuk lalu meminta nasi goreng gratis.

Baca juga:  Mengenal Cak Ngantuk, Penjual Nasi Goreng 'Aneh' di Pasuruan

"Ya saya kasih, satu bungkus atau dua bungkus. Seminggu kadang sekali atau dua kali. Tapi sekarang sudah tidak ada lagi," kisah bapak dua anak ini.

Sosok Cak Ngantuk akhirnya menjadi perbincangan warganet setelah videonya viral di media sosial pada Maret 2020 lalu. Pemosting mengunggah video Cak Ngantuk yang sedang tidur sambil berdiri saat menggoreng nasi atau mie pesanan pelanggan.

Baca Juga: Simak Rekayasa Lalu Lintas Dampak Pembangunan Jembatan Bokwedi Pasuruan

Namun Cak Ngantuk mengaku tak menghiraukan videonya tersebut. Bahkan dia mengaku sudah lupa.

"Saya lupa, yang merekam orang-orang yang beli," ucapnya santai.

Karena video itu, dagangannya saat ini dikenal dengan nama Nasi Goreng Cak Ngantuk. Meski gaya anehnya itu mengundang tawa dan penasaran banyak orang, tapi Cak Ngantuk mengaku dagangannya biasa-biasa saja.

Baca Juga: Dua Kali Diteror Molotov, Warga Pasuruan Ajukan Perlindungan LPSK

"Ya sama saja, dari dulu ya segini ini, bawa nasi 8 kilogram dari rumah," tegasnya.

Terkait kebiasaan anehnya yang menggoreng masakan sambil mengantuk, ia pun menjelaskan jika saat itu sedang kelelahan.

"Saya ngantuk karena capek dorong (gerobak). Ya nggak tiap hari ngantuk. Kalau ngantuk terus gimana jualannya," tandasnya sambil tertawa.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.