Jumat, 19 Jun 2026 23:37 WIB

Mengenal Cak Ngantuk, Penjual Nasi Goreng 'Aneh' di Pasuruan

  • Penulis : Moch Rois
  • | Kamis, 23 Jul 2020 14:51 WIB
Cak Ngantuk, penjual nasi goreng di Pasuruan yang sering tertidur saat memasak pesanan pembeli
Cak Ngantuk, penjual nasi goreng di Pasuruan yang sering tertidur saat memasak pesanan pembeli

jatimnow.com - Beberapa bulan lalu, warganet sempat dihebohkan dengan video viral pedagang nasi goreng yang tidur saat melayani para pembelinya. Pedagang 'aneh' di Pasuruan itu dikenal dengan nama Cak Ngantuk.

Cak Ngantuk bernama asli M. Arif alias Gutek. Pria 40 tahun itu merupakan warga Dusun Jembrung, Desa Bulusari, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan. Sehari-hari, Cak Ngantuk berjualan nasi goreng di sebuah stand kecil di Dusun Pelem, Desa Bulusari, Kecamatan Gempol.

Baca Juga: Sengketa Lahan TNI AL dan Warga 10 Desa Pasuruan Temui Titik Terang di DPR RI

"Iya kalau nggoreng nasi atau mie, gayanya ya ngantuk gitu. Lemes-lemes gimana gitu, kayak orang ngantuk," jelas Irwan, salah satu pembeli, Rabu (22/7/2020) malam.

Pembeli lain bernama Imron menyebut bahwa gaya menggoreng Cak Ngantuk tersebut biasanya berlangsung mulai pukul 01.00 hingga 03.00 Wib.

Kolase aksi Cak Ngantuk saat menggoreng nasiKolase aksi Cak Ngantuk saat menggoreng nasi

"Kalau menggoreng sampai ngantuk beneran gitu biasanya sekitar jam 1 sampai jam 3 dinihari. Saya sampai ketawa sendiri," terangnya.

Baca Juga: Simak Rekayasa Lalu Lintas Dampak Pembangunan Jembatan Bokwedi Pasuruan

Sementara Mustakim, warga sekitar mengaku pernah menahan tubuh Cak Ngantuk saat akan terjungkal ke belakang ketika tertidur saat menggoreng masakannya.

"Pernah mau terjungkal ke belakang Cak Gutek ini, untung saya kebetulan ada di belakangnya. Akhirnya selamat, dia tidak jatuh," selorohnya.

Cak Ngantuk hanya tersenyum saat ditanya gaya menggorengnya yang aneh tersebut.

Baca Juga: Dua Kali Diteror Molotov, Warga Pasuruan Ajukan Perlindungan LPSK

"Apa sih mas, gak tau saya," ucap bapak dua anak ini saat ditemui jatimnow.com di tempat dagangannya.

Cak Ngantuk menceritakan jika setiap harinya ia mendorong gerobak nasi gorengnya dari rumah menuju ke tempatnya berjualan.

"Jam 19.00 Wib saya sudah julan di depan rumah. Setelah itu jualan keliling dulu. Tepat jam 22.00 Wib baru dorong gerobak ke stand warung," ungkapnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.