Jumat, 19 Jun 2026 18:02 WIB

Dokter Jaga Terkonfirmasi Positif Covid-19, IGD RSUD Nganjuk Ditutup

Aktivitas di RSUD Nganjuk sebelum ditutup (Foto: Instagram @rsud_nganjuk)
Aktivitas di RSUD Nganjuk sebelum ditutup (Foto: Instagram @rsud_nganjuk)

jatimnow.com - Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Nganjuk ditutup hingga 14 Juni 2020. Penutupan dilakukan menyusul adanya salah satu dokter jaga di IGD yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Dari akun Instagram RSUD Nganjuk @rsud_nganjuk tertulis bahwa IGD ditutup mulai 10 hingga 14 Juni 2020. Penutupan itu juga dibebarkan Wakil Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi.

Baca Juga: Meimura Bawa Ludruk Garingan ke Nganjuk, Bedah Filosofi Sambang Putu

"Memang benar ada penutupan untuk IGD RSUD Nganjuk," tegas Marhaen Djumadi, Jumat (12/6/2020).

Dia menyebut, penutupan IGD RSUD Nganjuk dilakukan karena salah satu dokter jaga di sana terkonfirmasi positif Virus Corona (Covid-19).

"Karena memang ada yang terkonfirmasi positif. Dokter jaganya," tegasnya.

Menurutnya, penutupan itu harus dilakukan. Karena ruang IGD harus dilakukan sterilisasi. Selain itu juga ada tracing dari Tim Satuan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Nganjuk.

Baca Juga: Dokter Baru FK Unusa Siap Taklukkan Lumpur Pedalaman Papua

"Kami menilai penutupan ruang IGD untuk sterilasi harus dilakukan, karena ini yang terpapar adalah internal yakni salah satu dokter di IGD yang terpapar Covid-19," tambah Marhaen Djumadi.

Marhaen Djumadi berharap masyarakat Nganjuk memahami langkah yang diambil tim gugus tugas. Karena Virus Corona tersebut tidak diketahui dan dideteksi, sehingga harus dilakukan penanganan cepat dan serius.

"Sekali lagi kami mohon masyarakat Kabupaten Nganjuk mau mengerti akan langkah ini. Dan penutupan IGD itu sifatnya demi menjaga kesehatan semuanya dari penularan Virus Corona yang tidak terlihat," paparnya.

Baca Juga: FK Unusa Luluskan 46 Dokter, Siap Mengabdi di Daerah Terluar Nusantara

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Nganjuk, dr Hendriyanto menjelaskan, untuk data sementara jumlah positif Covid-19 di Nganjuk tercatat sebanyak 38 orang. Dari jumlah itu, yang dinyatakan sembuh 27 orang dan meninggal dunia satu orang.

"Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Nganjuk berharap masyarakat tidak perlu panik, karena jumlah kesembuhan warga positif Corona terus bertambah. Dan masyarakat kami imbau untuk tetap menjalankan protokol kesehatan untuk memutus mata rantai penyebaran Virus Corona," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.