Senin, 22 Jun 2026 04:06 WIB

Dokter Baru FK Unusa Siap Taklukkan Lumpur Pedalaman Papua

Nabila Yusmawati, dokter baru lulusan FK Unusa. (Foto: Humas Unusa/jatimnow.com)
Nabila Yusmawati, dokter baru lulusan FK Unusa. (Foto: Humas Unusa/jatimnow.com)

jatimnow.com - Nabila Yusmawati tidak sekadar membawa pulang ijazah saat resmi menyandang gelar dokter dari Fakultas Kedokteran Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (FK Unusa), pada Rabu (11/2/2026).

Gadis kelahiran tahun 2000 ini membawa misi besar, kembali ke tanah kelahirannya di Manokwari untuk menambal lubang keterbatasan tenaga medis di sana.

Baca Juga: Keren! Tiga Mahasiswa KIP-K Unusa Raih Double Degree di Taiwan

Lahir dan besar di Papua Barat membuat Nabila paham betul bahwa kesehatan masih menjadi barang mewah di pelosok. Ingatannya terpaku pada perjalanan 12 jam menembus jalanan berlumpur demi mencapai desa terpencil.

Saat itu, ia mendampingi ibunya yang menjabat Kepala Dinas Kesehatan Papua Barat dalam memberikan pelayanan medis.

"Jaraknya sebenarnya tidak seberapa jauh. Masalah utamanya adalah akses jalan yang masih tanah dan sering membuat kendaraan terjebak lumpur sampai berjam-jam," kenang anak sulung dari tiga bersaudara tersebut.

Pengalaman itu justru mengunci tekadnya. Melihat warga desa yang menyambut tim medis dengan tangan terbuka dan hasil kebun sebagai tanda terima kasih, memicu sisi humanis Nabila.

Ia sadar, keberadaan dokter di daerah 3T (terdepan, terluar, tertinggal) bukan sekadar profesi, melainkan penyambung nyawa.

Inspirasi Nabila pun datang dari rumah. Keteguhan sang ibu dalam melayani masyarakat menjadi standar yang ingin ia capai.

Baca Juga: Tujuh Mahasiswa UNUSA Lulus Program INTENSE Taiwan

Ditambah lagi, literatur mengenai dokter-dokter yang membangun Rumah Sakit Apung makin memantapkan langkahnya di jalur ini.

"Orang tua memberikan kebebasan penuh, asalkan saya serius dan bertanggung jawab. Mereka selalu berpesan agar tetap rendah hati, tidak sombong, dan selalu menghargai siapa pun tanpa melihat latar belakangnya," tutur Nabila.

Selama menempuh studi di FK Unusa, Nabila aktif mengasah kepekaan sosial melalui Tim Bantuan Medis (TBM) dan berbagai program sukarelawan.

Baginya, menghadapi karakter pasien yang beragam adalah pelajaran yang tidak ia dapatkan di bangku kuliah formal.

Baca Juga: Pramuka Jatim Dapat Jalur Khusus Masuk Fakultas Kedokteran Unusa

Kini, setelah resmi dilantik, Nabila bersiap pulang. Ia tidak ingin berhenti sebagai dokter umum saja. Ke depan, ia mengincar spesialisasi yang paling dibutuhkan masyarakat Papua, seperti kesehatan anak atau spesialis kulit dan kelamin.

"Saya ingin memberikan akses spesialis yang terjangkau. Fokus saya saat ini adalah mengabdi dulu di Papua sebagai dokter umum, sembari melihat apa yang paling krusial dibutuhkan warga di sana," pungkasnya.

Langkah Nabila menjadi bukti bahwa lulusan FK Unusa didorong untuk tidak sekadar mengejar karier di kota besar, melainkan berani menjemput perubahan di wilayah-wilayah yang paling membutuhkan sentuhan medis.

Editor : Ni'am Kurniawan
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.