Jumat, 19 Jun 2026 20:03 WIB

Meimura Bawa Ludruk Garingan ke Nganjuk, Bedah Filosofi Sambang Putu

  • Penulis : Yanuar D
  • | Kamis, 23 Apr 2026 23:12 WIB
Seniman Ludruk Meimura ketika mementaskan Ludruk monolog bertajuk Ritus Travesty, Tandak Cross Gender. (Foto: Ali Masduki/jatimnow.com)
Seniman Ludruk Meimura ketika mementaskan Ludruk monolog bertajuk Ritus Travesty, Tandak Cross Gender. (Foto: Ali Masduki/jatimnow.com)

jatimnow.com - Panggung sandiwara tradisi kembali berdenyut di pelosok Kabupaten Nganjuk. Meimura, aktor kawakan di balik lakon Besut, bakal memboyong rombongan Ludruk Garingan Meimura ke Sanggar Rumah Ilalang (KSII), Karangnongko, Sabtu malam (25/4/2026).

Pentas bertajuk "Sambang Putu" tersebut tidak sekadar menyajikan guyonan segar, melainkan membedah tuntas filosofi kerinduan kakek dan nenek terhadap cucu mereka.

Baca Juga: Besutan Melangkah ke Jakarta, Bawa Misi Menyelamatkan Ludruk

Berbeda dari sekadar tontonan, Meimura sengaja menyeret anak-anak didik Sanggar Ilalang untuk melebur di atas panggung. Kehadiran bocah-bocah ini bukan pemanis suasana, melainkan representasi nyata dari tema yang diangkat.

Baginya, cucu adalah cermin hidup yang memantulkan kembali masa muda para leluhur dengan energi yang jauh lebih meledak-ledak.

"Sambang putu itu perjalanan pulang ke diri sendiri yang pernah muda. Di tubuh seorang cucu, kakek atau nenek seperti melihat revolusi kecil, perpindahan jiwa dan kesinambungan rasa agar tetap hidup lewat generasi berikutnya," ungkap seniman yang akrab disapa Cak Mei tersebut.

Pemilihan Sanggar Rumah Ilalang sebagai lokasi pementasan keempat dalam rangkaian tur "Besut Jajah Deso Milangkori" ini bukan tanpa alasan. Sanggar besutan Agus R. Subagyo alias Kang Rego itu memang dikenal getol mengasuh bakat seni anak-anak di Ngronggot.

Kang Rego, seorang penyair sekaligus petani bawang merah, telah menyulap sawah dan ladangnya menjadi kawah candradimuka bagi pegiat teater dan sastra di Nganjuk.

Baca Juga: Menata Kebudayaan dengan Helm Proyek atau Tikar Musyawarah?

Nantinya, lakon Besut bakal tetap setia pada khitahnya: nakal, penuh parikan tajam, dan memancing tawa. Namun, di balik banyolan itu terselip pesan reflektif tentang waktu yang kian senja. Hubungan batin antara kakek dan cucu dipotret sebagai "suplemen jiwa" yang mampu menghalau rasa sepi di masa tua.

"Sambang putu adalah tentang pulang. Tapi bukan ke rumah fisik, melainkan ke diri yang tak pernah benar-benar pergi," tambah Mei.

Usai pementasan, agenda berlanjut dengan sarasehan budaya yang menghadirkan Dr. Autar Abdillah bersama Kang Rego. Diskusi ini bakal membedah peluang pemberdayaan ruang publik bagi seniman daerah.

Baca Juga: Bukan Pengosongan, Ketika Para Tokoh Berpikir Tentang Ibu Kota Provinsi Jatim

Program ini sendiri mendapat dukungan penuh dari Dana Indonesiana Kementerian Kebudayaan RI, sebagai bagian dari upaya menjaga ekosistem seni tradisi tetap relevan di tengah gempuran zaman.

Setelah singgah di Surabaya, Sidoarjo, Jombang, dan Nganjuk, pengembaraan Besut dijadwalkan bakal berlabuh di Mojokerto pada 7 Mei mendatang.

Bagi warga Nganjuk, Sabtu malam esok adalah momentum melihat bagaimana tradisi ludruk merawat ingatan sekaligus menyiapkan regenerasi sejak dini.

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.