Kamis, 18 Jun 2026 14:32 WIB

FK Unusa Luluskan 46 Dokter, Siap Mengabdi di Daerah Terluar Nusantara

Sebanyak 46 dokter baru FK Unusa resmi diambil sumpah pada pada Rabu (11/2/2026). (Foto: Humas Unusa/jatimnow.com)
Sebanyak 46 dokter baru FK Unusa resmi diambil sumpah pada pada Rabu (11/2/2026). (Foto: Humas Unusa/jatimnow.com)

jatimnow.com - Auditorium Kampus B Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) menjadi saksi bisu lahirnya 46 penjaga kehidupan baru pada Rabu (11/2/2026).

Berbeda dengan tren tenaga medis yang menumpuk di kota besar, para dokter baru Fakultas Kedokteran (FK) Unusa ini justru menggaungkan janji untuk kembali ke tanah kelahiran mereka di daerah terpencil.

Baca Juga: Keren! Tiga Mahasiswa KIP-K Unusa Raih Double Degree di Taiwan

Mengenakan busana nasional yang melambangkan kehormatan profesi dan identitas budaya, para dokter ini membawa misi besar, yakni memutus rantai keterbatasan akses kesehatan di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Pia, salah satu lulusan asal Mobagu, Sulawesi Utara, mengaku tekadnya bulat untuk pulang. Tumbuh di keluarga guru, ia kerap menyaksikan warga desanya harus menempuh jarak jauh dan menyeberang wilayah hanya untuk mendapatkan penanganan medis dasar.

"Sejak awal saya ingin kembali ke Mobagu. Dokter bukan hanya tentang menyembuhkan, tetapi menghadirkan rasa tenang bagi mereka yang selama ini menunggu pertolongan terlalu lama," ungkap Pia usai prosesi sumpah.

Cerita serupa datang dari Nabila Yusmawati. Putri dari Kepala Dinas Kesehatan Papua Barat ini sudah akrab dengan jalur tanah berlumpur di pedalaman Papua sejak kecil.

Ia memilih kembali ke Manokwari karena sadar bahwa kehadiran seorang dokter di sana mampu mengubah ketakutan masyarakat menjadi sebuah harapan.

Baca Juga: Tujuh Mahasiswa UNUSA Lulus Program INTENSE Taiwan

Tidak hanya di wilayah timur, komitmen pengabdian juga ditegaskan oleh Muhammad Rafli asal Tarakan dan Nuzlan Nuari dari Morotai.

Rafli yang tertarik pada bidang jantung berharap keberadaannya di Tarakan bisa memperpanjang harapan hidup masyarakat lokal.

Sementara itu, Nuzlan yang sempat mengenyam pengalaman internasional di Universitas Putra Malaysia, memilih pulang ke Morotai dengan mimpi besar menjadi spesialis bedah saraf sekaligus akademisi untuk memperkuat sistem kesehatan di Maluku Utara.

Simbol Keberagaman dan Nasionalisme Ke-46 dokter baru ini berasal dari latar belakang geografi yang kontras, namun disatukan oleh sumpah profesi yang sama.

Baca Juga: Kurban Teman Baik Tembus Pelosok Jawa hingga Pengungsian Palestina

Pilihan mereka untuk mengabdi di jalur yang "sunyi" dan jauh dari hiruk-pikuk kota besar menjadi angin segar bagi pemerataan tenaga kesehatan di Indonesia.

Bagi FK Unusa, kelulusan ini bukan sekadar pencapaian akademik, melainkan pembuktian bahwa pendidikan kedokteran mampu mencetak pejuang kemanusiaan yang memiliki kaitan batin kuat dengan masyarakatnya.

Kini, 46 dokter muda tersebut telah melangkah keluar auditorium, membawa janji yang akan bergaung hingga ke pelosok Nusantara

Editor : Ni'am Kurniawan
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.