Jumat, 19 Jun 2026 23:36 WIB

Pemkab Banyuwangi Siapkan Insentif untuk Santri Terdampak Covid-19

Pemkab Banyuwangi siapkan insentif untuk santri terdampak Covid-19
Pemkab Banyuwangi siapkan insentif untuk santri terdampak Covid-19

jatimnow.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi menyiapkan insentif bagi santri kurang mampu, baik yang mondok di dalam maupun luar daerah. Insentif itu diberikan bagi keluarga santri yang terdampak Virus Corona (Covid-19).

"Sekarang semua pesantren memulangkan santrinya. Ketika pandemi berakhir ke depan, para santri akan kembali ke pesantren masing-masing, baik yang berada di dalam maupun luar Banyuwangi. Mereka balik butuh ongkos, butuh bekal, padahal di masa pandemi ini ekonomi keluarganya menyusut. Mereka bisa kebingungan cari sangu (saku)," ujar Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, Senin (20/4/2020).

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Bupati Anas menjelaskan, selain di dalam Banyuwangi, banyak santri dari daerah ujung timur Pulau Jawa itu mondok di berbagai pesantren di luar daerah. Tentu untuk kembali ke pesantren, mereka membutuhkan biaya transportasi, baik itu untuk tiket bus atau kereta api.

"Maka bagi santri dari keluarga kurang mampu akan diberikan insentif. Jangan sampai mereka putus mondok, bingung untuk kembali ke pesantren. Insentif ini InsyaAllah bisa sedikit membantu," ujar Bupati Anas.

Menurutnya, saat ini program insentif tersebut masih dimatangkan, termasuk akan disampaikan ke sejumlah pesantren di Banyuwangi. Dimintakan saran kepada para kiai dan pengasuh pesantren. Untuk santri di dalam Banyuwangi, pendataan dilakukan melalui pengurus ponpes. Adapun yang mondok di luar Banyuwangi disiapkan sistem pendaftaran online.

Baca Juga: Lomba Pioneering Latih Kekompakan dan Mental Santri Nurul Jadid

"Tentu mungkin tidak bisa semua santri bisa dijangkau pemerintah daerah, katakanlah pemda bisa membantu 4.000-5.000 santri. Kami berharap dunia usaha dan para donatur juga ikut membantu pendidikan para santri ini," ungkapnya.

Masih kata Bupati Anas, insentif santri adalah satu dari sekian program jaring pengaman sosial Pemkab Banyuwangi untuk membantu masyarakat menghadapi wabah Corona.

Di antaranya paket sembako bagi keluarga miskin selama beberapa bulan, bantuan penyandang disabitas, nutrisi ibu hamil dan menyusui, bantuan pekerja seni, penambahan penerima beasiswa kuliah hingga bantuan konsumsi harian bagi pekerja informal yang masih harus bekerja di luar rumah.

Baca Juga: Pesan Kiai Zuhri Zaini, Mengapa Beragama Tak Cukup Hanya Modal Cerdas?

"Selama ini jaring pengaman fokus ke sembako, padahal ada anak-anak muda pedesaan yang nyantri di banyak pesantren mungkin akan kebingungan bagaimana balik ke ponpes. Itu harus diberi perhatian, karena mereka selama ini ikut mewarnai potret keagamaan yang ramah, ikut menjaga bingkai ke-Indonesia-an," pungkas Bupati Anas.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.