Jumat, 19 Jun 2026 20:05 WIB

Tidak Valid, 2415 Jiwa Dicoret dari PBID BPJS Kesehatan Kota Mojokerto

Warga di Mojokerto tunjukkan kartu BPJS
Warga di Mojokerto tunjukkan kartu BPJS

jatimnow.com - Sebanyak 2415 jiwa Penerima Bantuan Iuran Daerah (PBID) Mojokerto dicoret dari peserta BPJS kesehatan yang dibayar oleh Pemkot Mojokerto karena tidak valid.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Mojokerto, Christiana Indah Wahyu mengatakan pencoretan 2415 jiwa penerima PBID itu ditemukan pada verifikasi dan validasi hingga 31 Desember Tahun 2019.

Baca Juga: Ahli Waris Pekerja Rentan di Sidoarjo Terima Santunan JKM Rp42 Juta

"Tidak validnya penerima PBID karena sejumlah faktor. Yakni pindah dari Kota Mojokerto 2.071 jiwa, meninggal dunia 294 jiwa, serta tidak ditemukan orangnya saat diverifikasi 50 jiwa. Data itu belum termasuk PBID yang dicoret karena naik kelas saat berobat di rumah sakit," katanya, Rabu (15/1/2020).

Ia menambahkan, proses verifikasi dan validasi itu memotong jumlah PBID di Kota Mojokerto. Saat ini angka PBID di Kota Mojokerto berjumlah 51.825 jiwa.

Tim Penanganan Pelayanan Kesehatan ini terdiri dari Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dispendukcapil dan BPJS Kesehatan Cabang Mojokerto dan melibatkan kader motivator kesehatan sejumlah 1.625 yang disebar di Kota Mojokerto  juga akan kembali melakukan verifikasi dan validasi ribuan PBID.

"PBID tahun 2020 berjumlah 51.825 jiwa akan ditetapkan dalam Perwali (Peraturan Wali Kota) usai verifikasi dan validasi tuntas," ujarnya.

Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan dan Kemenkop Perkuat Jaminan Sosial Ekosistem Koperasi

Tahun 2020, Pemkot Mojokerto menyediakan kuota 53.000 PBID. Kuota itu disiapkan karena diprediksi akan bertambahnya PBID kayak kelahiran dan perpindahan penduduk daerah lain.

Pemerintah Kota Mojokerto menyediakan dana senilai Rp 22,1 Miliar untuk membiayai premi BPJS kesehatan. Dana itu bersumber dari cukai rokok dan tembakau Rp 7,5 Miliar, sisa pajak rokok tahun 2019 Rp 3,3 Miliar dan pajak tahun 2020 Rp 11,3 Miliar.

"Kami kira dana itu cukup untuk PBID tahun 2020," pungkasnya.

Baca Juga: Komisi D DPRD Jember Soroti Adanya Kepala Puskesmas yang Rangkap Jabatan

 

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.