Jumat, 19 Jun 2026 19:38 WIB

Usia Senja Masih Jualan, Mbah Hawati Tidak Tersentuh Pemerintah?

Mbah Hawati di rumahnya di kawasan Ngagel Surabaya/ foto: Fajar Mujianto-jatimnow.com
Mbah Hawati di rumahnya di kawasan Ngagel Surabaya/ foto: Fajar Mujianto-jatimnow.com

jatimnow.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya selama ini dikenal peduli dengan penduduk lanjut usia (lansia).

Melalui Dinas Sosial (Dinsos), Pemkot Surabaya memberikan bantuan permakanan bagi lansia yang ada di Kota Pahlawan.

Baca Juga: Ada Apa dengan Film Pesta Babi?

Baca juga: 

Namun Mbah Hawati (65) bukan tanpa sebab luput dari sentuhan Pemkot Surabaya. Mbah Hawati selama ini tidak pernah mendapat bantuan dari pemerintah.

"Saya memang tidak punya KTP (Surabaya) dan asli Madura," kata Mbah Hawati saat ditemui jatimnow.com di rumahnya di kawasan Ngagel Surabaya, Kamis (14/11/2019).

Lansia bersatus janda ini mengakui jika dirinya mendapat penghasilan dari usahanya berjualan makanan dengan mendorong gerobak selama 25 tahun.

Baca Juga: Viral Wisatawan Asal China Diintimidasi Oknum Ojek Pangkalan di Probolinggo

Selama berjualan aneka gorengan, kacang dan kerupuk, Mbah Hawati mengaku jika dirinya sering mendapat bantuan.

"Diberi uang oleh pengendara yang lewat saat saya dorong gerobak. Terkadang para pembeli memberikan uang kembalian untuk saya," ujarnya.

Selain mendapat pemberian dari pelanggan dan warga, ia mengaku juga pernah menerima bantuan oleh sekelompok mahasiswa sembako hingga uang.

Baca Juga: Wakil Ketua Ansor Jatim Respons Perseteruan Rizieq Shihab dan Dudung

"Kalau Jumat biasanya saat jualan, saya dapat bantuan nasi bungkus dari warga yang lewat. Kadang juga bantuan sembako," terangnya.

Mbah Hawati setiap paginya mendorong gerobaknya untuk berkeliling menjajakan dagangannya. Ia kerap dijumpai di area parkir toko roti di kawasan Dinoyo.

Rute jualan Mbah Hawati yang sudah bungkuk itu cukup jauh, hingga Dinoyo. Mbah Hawati menjadi pembicaraan setelah fotonya viral.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.