Jumat, 19 Jun 2026 00:33 WIB

Jadi Tersangka Insiden Asrama Kalasan, Tri Susanti Datangi Polda Jatim

Tri Susanti dan kuasa hukumnya di Polda Jatim
Tri Susanti dan kuasa hukumnya di Polda Jatim

jatimnow.com - Tri Susanti alias Susi memenuhi panggilan Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jatim, Senin (2/9/2019). Ia tiba sekitar pukul 11.00 Wib, bersama kuasa hukumnya, Sahid.

Dengan mengenakan pakaian kaus hitam bergambar lambang Garuda dibalut kemeja dan bertopi biru, kedatangan Susi untuk memenuhi panggilan yang ketiga setelah ia mangkir dengan alasan sakit. Menurutnya, ia tidak datang sebelumnya lantaran kelelahan.

Baca Juga: ITS Gelar Bedah Film Pesta Babi di Tengah Polemik Nasional

"Iya (kecapekan). Sekarang Bu Susi sudh sehat, siap memenuhi panggilan. Ini merupakan panggilan yang ketiga kali. Yang kedua kali kemarin Bu Susi kurang fit badannya jadi ditunda," kata Sahid.

Susi diketahui telah dijadikan sebagai tersangka atas kasus ujaran kebencian atau rasisme dan penghasutan. Namun, Sahid mengatakan bahwa pemeriksaan terhadap kliennya di Polda Jatim terkait Pasal 28 Ayat 2 tentang UU ITE.

"Yang disangkakan pasal 28 ayat 2 tentang ITE bukan rasis," tegas Sahid.

Ia menambahkan, jika barang-barang milik kliennya yang telah digunakan pada saat peristiwa di Asrama Mahasiswa Papua, di Jalan Kalasan, Surabaya juga telah diberikan ke pihak penyidik sebagai barang bukti.

Baca Juga: Ada Apa dengan Film Pesta Babi?

"Bukti-bukti sudah disita dari pihak penyidik semuanya. Kita serahkan semuanya baik handphone (hp), topi slayer dan baju yang kemarin diambil juga," ujarnya.

Susi sendiri mengaku jika dirinya belum mengetahui hari ini akan diperiksa terkait apa. Namun dirinya mengaku jika tidak melakukan tindakan yang merujuk kepada ujaran kebencian ataupun rasisme.

"Kurang tahu saya untuk pasal apa. Tentang apa saya kurang tahu, saya tidak melakukan diskriminasi ras," kata Susi.

Baca Juga: Polda Jatim Bongkar Sindikat Jual Beli OTP Ilegal, Untung Hingga Rp1,2 Miliar

Ditanya apakah akan mengajukan praperadilan, Susi mengatakan jika pihaknya masih mendiskusikan dengan kuasa hukumnya. Namun ia mengaku siap untuk menjalani pemeriksaan hari ini.

"Belum tau nanti biar diskusi dulu kita. Sementara dari pihak penyidik meminta penambahan BAP untuk melengkapi. Insya Allah siap. Kemarin kecapean," tukasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.