Kamis, 11 Jun 2026 11:46 WIB

BPBD Angkat Bicara Soal Isu Tsunami di Pesisir Selatan Blitar

  • Penulis : CF Glorian
  • | Kamis, 01 Agu 2019 11:57 WIB
Kepala BPBD Kabupaten Blitar, Heru Irawan
Kepala BPBD Kabupaten Blitar, Heru Irawan

jatimnow.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar meminta masyarakat di pesisir selatan tidak perlu khawatir soal isu potensi gempa berkekuatan besar hingga memicu terjadinya tsunami.

Kepala BPBD Kabupaten Blitar Heru Irawan menyebut, akhir-akhir ini banyak tanggapan warganet yang kebanyakan khawatir terjadi tsunami dalam waktu dekat di pesisir selatan Pulau Jawa.

Baca Juga: Ruang Kelas Ambruk, BPBD Tulungagung Siapkan Tenda Darurat Untuk Belajar Siswa

"Ada beberapa hal yang harus dipahami masyarakat yakni antara potensi dan prediksi. Jadi itu (gempa dan tsunami) hanya potensi. Jadi urutanya potensi dulu baru ada prediksi, kemudian rawan dan sebagainya. Jadi kalau masih potensi tidak ada yang perlu ditakuti," kata Haru, Kamis (1/8/2019).

Heru menjelaskan, pengertian potensi berbeda dengan prediksi. Potensi merupakan bagian dari bencana yang belum bisa diprediksi oleh pakar maupun ahli geologi. Hal itu berbeda dengan prediksi yang dikeluarkan melalui proses penghitungan yang matang.

Baca Juga: Eks Terpidana Kasus Korupsi, Samanhudi Anwar Terpilih Ketua KONI Kota Blitar

"Kami meminta masyarakat tidak perlu khawatir. Informasi terkait bencana sepenuhnya akan disampaikan oleh BPBD," ungkap Heru.

Menurut data BPBD, Kabupaten Blitar memiliki garis pantai sepanjang 45 kilometer melintasi empat kecamatan. Empat kecamatan tersebut terdiri dari 13 desa yang memiliki pantai.

Baca Juga: Mahasiswa UNU Blitar Gelar Aksi, Minta Dosen Pelaku Kekerasan Seksual Dipecat

Dari jumlah itu, terdapat 5 pantai yang sering dikunjungi oleh wisatawan maupun kegiatan masyarakat melaut yaitu Pantai Jolosutro di Kecamatan Wates, Pantai Tambakrejo di Kecamatan Wonotirto, Pantai Serang di Kecamatan Panggungrejo serta Pantai Pangi dan Pasur di Kecamatan Bakung.

"Masyarakat diharapkan cukup melakukan mitigasi untuk mengurangi risiko bencana dan mengenali potensi yang ada di wilayahnya masing-masing," tambahnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.