Kamis, 11 Jun 2026 04:30 WIB

Mahasiswa UB Ciptakan Aplikasi Pengendali Smartphone Bagi Anak

Tiga mahasiswa UB dan dosen pembimbing menunjukkan Aplikasi Adem ciptaan mereka
Tiga mahasiswa UB dan dosen pembimbing menunjukkan Aplikasi Adem ciptaan mereka

jatimnow.com - Tiga mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) Malang menciptakan inovasi smartphone pengingat waktu salat bagi anak-anak dan siswa di sekolah. Aplikasi ini akan dilombakan dalam kontes Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Perguruan Tinggi (PT) se Indonesia, kategori desain aplikasi Al Qur'an.

Ketiga mahasiswa itu adalah Kirana Aisyah Larasati dari Fakultas MIPA, Sayyidati Nurmuthi'ah dari Fakultas Pertanian dan Hilmi Aziz Bukhori dari Fakultas Ilmu Komunikasi (Filkom).

Baca Juga: Ujian Kelulusan Unik, Siswa SMP Labschool Unesa 3 Pamerkan Karya Inovatif

"Aplikasi ini kami namakan adem aps. Kenapa dinamakan adem? Karena dengan mengingat salat, kita akan adem atau dingin. Ini terinsipirasi sejak kita masih SMA, di mana waktu SMA kebetulan saya bersama Sayyidati ini satu kelas," ujar Kirana, Selasa (16/7/2019).

Kirana menjelaskan, aplikasi adem ini nantinya akan bisa mengatur smartphone otomatis terkunci saat waktu salat tiba dan baru bisa digunakan setelah salat selesai.

Penggunaan smartphone yang berlebihan kepada anak sering memicu anak lupa salat dan belajar. Hal ini pula yang melatarbelakangi Kirana bersama dua rekannya menciptakan aplikasi tersebut.

Baca Juga: Pendaki Ilegal Gunung Semeru Berhasil Dievakuasi, Pengelola Jatuhi Sanksi

"Dengan fitur salat lock, nantinya smartphone akan mati dan terkunci dengan sendirinya saat waktu salat. Dengan waktu minimal mengunci 15 menit. Jadi bagi orang tua yang punya anak-anak, aplikasi ini bisa digunakan untuk mengingatkan waktu salat dan belajar. Nanti yang mengatur orang tua," terangnya.

Selain bisa mengingatkan waktu salat, aplikasi ini mampu mengendalikan penggunaan smartphone secara otomatis saat belajar maupun sedang belajar di sekolah.

"Saya kira ini bisa menjadi solusi bagi sekolah-sekolah yang melarang penggunaan smartphone di sekolah. Dan juga mengantisipasi kekhawatiran para guru yang muridnya fokus kepada handphone saat proses belajar mengajar," lanjutnya.

Baca Juga: Lewati Jalur Ilegal, Pendaki Gunung Semeru Dilaporkan Jatuh ke Jurang

Selain untuk mengingat salat, aplikasi ini juga berisi konten-konten keagamaan seperti ayat Al Quran atau hadist disertai terjemah dan makna sebagai pedoman menjalani hari, serta konten informasi islam lainnya. Nantinya, selain dilombakan dalam MTQ Perguruan Tinggi nasional, aplikasi ini akan diterapkan di dua sekolah yaitu MIN dan MAN 2 Kota Malang.

"Kita sudah kerjasama dengan MIN dan MAN 2 Kota Malang untuk percontohan penerapannya. Nantinya di kedua sekolah itu, siswa yang punya smartphone diwajibkan mendownload adem aps di google playstore. Ini mengantisipasi adanya yang masih bermain gadget saat jam pelajaran. Selain itu dari aplikasi ini bisa mengingatkan siswa untuk waktu salat sehingga memudahkan guru," tambah Dosen Pembimbing, Herman Tolle.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.