Jumat, 19 Jun 2026 02:09 WIB

Ibu Rumah Tangga di Pasuruan Terluka, Diduga Terkena Peluru Nyasar

  • Penulis : Moch Rois
  • | Rabu, 03 Jul 2019 09:26 WIB
Rumah Saleha, korban peluru nyasar di Pasuruan
Rumah Saleha, korban peluru nyasar di Pasuruan

jatimnow.com - Luka di pelipis Saleha (46), masih tampak memerah. Sekitar mata kiri ibu rumah tangga asal Desa Semedusari, Kecamatam Lekok, Kabupaten Pasuruan itu juga tampak membengkak. Luka itu dialami Saleha karena diduga terkena peluru nyasar.

Belum diketahui secara pasti asal peluru yang melukai Saleha, yang pada Selasa (2/7/2019) pagi itu sedang berada di rumahnya di bersama Asmad, suaminya. Namun, setelah Saleha terluka, sebuah proyektil berukuran sekitar 5 cm, ditemukan.

Baca Juga: Sengketa Lahan TNI AL dan Warga 10 Desa Pasuruan Temui Titik Terang di DPR RI

Peluru nyasar lukai pelipis mata SalehaPeluru nyasar lukai pelipis mata Saleha

Selain membuat Saleha terluka, peluru nyasar itu juga membuat kaca depan rumah Saleha hancur hingga tembus ke ruang tamu dan memecahkan kaca meja di ruang tamu itu.

"Saat itu saya bersama suami berada di dalam rumah. Tiba-tiba kaca rumah pecah dan (pelurunya) mengenai plipis mata saya," jelas Saleha ditemui di rumahnya.

Baca Juga: Simak Rekayasa Lalu Lintas Dampak Pembangunan Jembatan Bokwedi Pasuruan

Awalnya, Saleha dan Asmad mengira pecahnya kaca rumah mereka tersebut akibat lemparan batu. Namun setelah dicek, di bawah meja ruang tamu yang rusak itu, terdapat proyektil sepanjang 5 cm.

Kaca meja di ruang tamu rumah Saleha juga pecahKaca meja di ruang tamu rumah Saleha juga pecah

"Kaget, saya kira ada yang melempar batu, tahu-tahu pelipis berdarah dan sakit," tambah Saleha.

Baca Juga: Dua Kali Diteror Molotov, Warga Pasuruan Ajukan Perlindungan LPSK

Akibat peluru nyasar tersebut, Saleha sempat dilarikan ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan pertolongan medis.

Sementara, Kapolsek Lekok Polres Pasuruan Kota, AKP Teguh Taviarno mengatakan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan atas kejadian tersebut.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.