Jumat, 19 Jun 2026 19:21 WIB

Kilas Berita Hot: Kebakaran SPBU hingga Bonceng Anak di Keranjang

  • Penulis :
  • | Minggu, 23 Jun 2019 08:00 WIB

jatimnow.com - Sebuah mobil terbakar di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Ponorogo, jadi satu dari tiga berita kilas hot, Minggu (23/6/2019).

Simak kilas berita hot berikut.

Baca Juga: Ada Apa dengan Film Pesta Babi?

 

1. SPBU di Sinduro Ponorogo Terbakar

SPBU terbakar di PonorogoSPBU terbakar di Ponorogo

Sebuah mobil terbakar di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Ponorogo, Sabtu (22/6/2019). Kebakaran tersebut merembet dan membakar pompa atau alat pengisi BBM.

Peristiwa ini terjadi di SPBU yang berada di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Surodikraman, Kecamatan/Kabupaten Ponorogo.

Pantauan jatimnow.com api dari mobil terus merambat ke tanki berisi Bahan Bakar Minyak (BBM). Satu alat pengisi atau pompa hangus terbakar.

Selengkapnya

Baca Juga:

2. Video Pengendara Motor Bonceng Anaknya di Keranjang Jadi Viral

Screenshoot video yang beredar dan menjadi viralScreenshoot video yang beredar dan menjadi viral

Sebuah video pengendara motor membonceng anak kecil yang ditempatkan disebuah keranjang samping motor. Video inidisebutkan terjadi di Desa Gandukepuh, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo.

Baca Juga: Viral Wisatawan Asal China Diintimidasi Oknum Ojek Pangkalan di Probolinggo

Dalam video berdurasi 20 detik tersebut, terlihat pengendara motor bernopol AE 2758 VJ laki dan perempuan seperti pasangan suami istri membonceng anaknya di keranjang samping motor. Sang anak terlihat memandang kamera saat divideo.

Video itu disebut diambil oleh salah satu warga yang bernama Adam Putra Gumelar dan diunggah ke media sosial. Video ini pun langsung mendapat 3.761 like, 1.785 komentar serta 5 kali dibagikan.

Selengkapnya

 

3. Dua Pelajar MTs Tewas Tenggelam di Kolam Renang Sebani Pasuruan

Pemasangan garis polisi di kolam renang tempat dua pelajar Mts di Pasuruan tewas tenggelamPemasangan garis polisi di kolam renang tempat dua pelajar Mts di Pasuruan tewas tenggelam

Dua pelajar MTs Annur Purwodadi tewas tenggelam di Kolam Renang Sebani, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (22/6/2019). Dua pelajar itu ditemukan tewas di kolam renang itu setelah mengikuti kegiatan sekolah di Ponpes Darul Lugho Wadda'wah.

Baca Juga: Wakil Ketua Ansor Jatim Respons Perseteruan Rizieq Shihab dan Dudung

Data yang didapat jatimnow.com, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 12.00 Wib. Dua pelajar yang tewas tersebut berinisial MS (15) dan SOV (15), keduanya warga Desa Pucang Sari, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan.

"Awalnya dua korban dan rombongan MTs berkunjung ke Ponpes Darul Lugho Wadda'wah. Sepulangnya dari sana, mereka mampir ke Kolam Renang Sebani sekitar pukul 11.15 Wib," kata Kanit Reskrim Polsek Pandaan, Iptu Suparlan.

Selengkapnya

 

Baca Edisi Kilas Berita Hot lainya di sini.

Editor : Sutha Pratama
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.