Sabtu, 13 Jun 2026 07:54 WIB

Ini Penyebab Uang Nasabah KUD Tri Jaya Banyuwangi Terancam Raib

Kepala Diskopum Banyuwangi Alief Rachman Kartiono (berdiri) saat di Balai Desa Sraten menemui ratusan anggota koperasi Tri Jaya
Kepala Diskopum Banyuwangi Alief Rachman Kartiono (berdiri) saat di Balai Desa Sraten menemui ratusan anggota koperasi Tri Jaya

jatimnow.com - Uang simpanan milik nasabah di Koperasi Unit Desa (KUD) Tri Jaya Desa Sraten, Kecamatan Cluring, Banyuwangi terancam raib. Tercatat uang nasabah yang terkumpul mencapai Rp 50 miliar.

Terancam raibnya uang nasabah tersebut dikarenakan KUD Tri Jaya disebut-sebut kolaps. Bahkan, gaji untuk 5 bulan karyawannya juga belum dibayarkan.

Baca Juga: Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Diskopum) Banyuwangi, Alief Rachman Kartiono mengatakan, pada laporan tahunan dari KUD Tri Jaya dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT) di Bulan Februari 2018 untuk tahun buku 2017.

"Koperasi itu terakhir RAT bulan Februari 2018 untuk tahun buku 2017 atau tahun buku sebelumnya. Itu kondisinya sehat, saya datang sendiri ke sana," kata Alief saat dikonfirmasi jatimnow.com, Jumat (17/5/2019).

Kolapsnya KUD Tri Jaya, lanjutnya, setelah diterpa isu bahwa koperasi dalam keadaan 'tidak sehat', sehingga terjadi penarikan dalam jumlah besar secara besar-besaran.

Dari dinas sendiri, kata dia, ada beberapa hal yang telah dilakukan secara rutin kepada koperasi-koperasi di Banyuwangi. Misalnya melakukan pembinaan kepada koperasi yang mempunyai unit simpan pinjam atau khusus KSP (Koperasi Simpan Pinjam).

"Tiap bulan mereka melaporkan ke kita. Itu instrumen untuk menilai kesehatan koperasi," ujarnya.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Demikian halnya, ketika Rapat Akhir Tahun (RAT), ada utusan dari Diskopum yang mengikuti proses-prosesnya. Namun, sebelumya dari pihak koperasi harus menyerahkan Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) kepada Diskopum.

Baca juga: Miliaran Uang Ribuan Nasabah Koperasi di Banyuwangi ini Terancam Raib

"Nah, koperasi Tri Jaya ini memiliki unit simpan pinjam dan aman, sehat kondisinya (Februari 2018). Kolapsnya itu karena ditarik duitnya, ditarik gede-gedean sama anggota. Otomatis, koperasi kan gak punya dana cash. Dana yang ada di koperasi di putar untuk kegiatan usaha, pengembangan usaha. Dia (KUD Tri Jaya) memiliki 5 unit toko," paparnya.

Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan dan Kemenkop Perkuat Jaminan Sosial Ekosistem Koperasi

"Begitu terjadi penarikan secara besar-besaran, bingung karena gak punya uang cash, uangnya sudah jadi bangunan, udah jadi barang-barang dan sebagainya," imbuh Alief.

KUD Tri Jaya, menurutnya, merupakan branch match koperasi dan KUD terbesar di Banyuwangi. Kepada, Diskopum, kata Alief, pengurus KUD Tri Jaya Sraten juga mengaku belum membayar gaji para karyawannya selama 5 bulan terakhir akibat kondisinya saat ini.

"Untuk yang tahun 2019 harusnya melakukan RAT untuk tahun buku 2018, tapi koperasinya keburu gini (kolaps) dulu. Wajar kalau ada yang tidak dapat SHU (sisa hasil usaha). Jangankan itu, karyawan aja tidak digaji 5 bulan. Tapi dia (pengurus) komitmen," jelasnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.