Sabtu, 13 Jun 2026 04:31 WIB

Tim Labfor Selidiki Penyebab Kebakaran Ratusan Lapak Pasar Lawang

Tim Labfor Mabes Polri Cabang Surabaya melakukan identifikasi di Pasar Lawang, Malang
Tim Labfor Mabes Polri Cabang Surabaya melakukan identifikasi di Pasar Lawang, Malang

jatimnow.com - Kebakaran Pasar Lawang di Kabupaten Malang mulai diselidiki polisi. Untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran, Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Mabes Polri Cabang Surabaya diterjunkan ke TKP, Jumat (19/4/2019).

Pantauan jatimnow.com di lokasi, Tim Labfor berjumlah 7 orang itu tiba sekitar pukul 10.00 WIb. Mereka langsung memasuki pasar yang terbakar dan menuju titik yang sebelumnya diduga menjadi titik munculnya api.

Baca Juga: Pendaki Ilegal Gunung Semeru Berhasil Dievakuasi, Pengelola Jatuhi Sanksi

Beberapa orang memeriksa satu persatu puing-puing kebakaran, beberapa di antaranya meminta keterangan sejumlah saksi dan pengelola pasar.

Informasi yang diapat, tim ini juga menuju Kantor Unit Pengelola Pasar Daerah (UPPD) Pasar Lawang untuk mencari data tentang terbakarnya lapak, kios, dan toko yang terbakar.

Kepala UPPD Pasar Lawang Sigit Sugiarto mengatakan bila Tim Labfor langsung memeriksa lokasi kebakaran dan meminta keterangan beberapa pedagang.

Baca Juga: Lewati Jalur Ilegal, Pendaki Gunung Semeru Dilaporkan Jatuh ke Jurang

"Tim Lafor sedang memeriksa lokasi kebakaran. Mereka datang sekitar pukul 10.00 Wib berjumlah tujuh orang," bebernya.

Pasar Lawang itu terbakar pada Rabu (17/4/2019) malam sekitar pukul 20.00 WIb. Tercatat ada 509 bangunan yang terdiri dari lapak, kios, bedak dan toko, hangus terbakar.

Sementara, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Malang Pantjaningsih Sri Redjeki menyebut, pasar dua lantai itu dihuni setidaknya 1.300 pedagang.

Baca Juga: Organisasi Aremania Utas Ganti Kerugian Wisatawan Asal Surabaya

"Total ada 1.300 pedagang, itu di luar PKL," ujar Pantjaningsih, Kamis (18/4/2019).

Ia menambahkan, Pasar Lawang dibangun tahun 1993 oleh PT Angin Bakti Perkasa. Kemudian pada tahun 2016, pembangunan pasar diserahkan ke Pemkab Malang.

Untuk pedagang sayur, setiap harinya beraktifitas 24 jam. Sedangkan untuk pedagang yang menempati kios, hanya buka hingga pukul 16.00 Wib.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.