Kamis, 18 Jun 2026 01:20 WIB

Organisasi Aremania Utas Ganti Kerugian Wisatawan Asal Surabaya

Ali Rifki Koordinator Presidium Aremania Utas saat memberikan keterangan di Mapolres Malang. (Foro: Aris/jatimnow.com)
Ali Rifki Koordinator Presidium Aremania Utas saat memberikan keterangan di Mapolres Malang. (Foro: Aris/jatimnow.com)

jatimnow.com - Organisasi Aremania Utas memberikan bantuan ganti rugi ke wisatawan asal Surabaya, korban pengeroyokan dan pengerusakan oknum suporter di Pantai Wediawu Malang. Langkah ini seiring ditetapkannya enam orang tersangka dari oknum Aremania, dimana satu di antaranya merupakan anak di bawah umur yang meminta bantuan hukum kepada organisasi Aremania Utas.

Koordinator Presidium Aremania Utas Ali Rifki mengungkapkan, pihanya mengaku sedih dan menyayangkan atas insiden yang terjadi di Pantai Wediawu. Dirinya menegaskan, tidak membenarkan tindakan main hakim sendiri dan provokasi yang dilakukan oleh wisatawan asal Surabaya, maupun tindakan dari sekelompok oknum Aremania yang menghasut hingga berdatangan massa ke Pantai Wediawu Malang.

Baca Juga: Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

"Semua tidak ada yang membenarkan, semua salah, baik yang memprovokasi, yang terprovokasi juga sangat salah. Artinya kita semua wajib hukumnya menghindari hal-hal yang bisa merugikan orang lain ataupun merugikan dirinya sendiri," ujarnya, Rabu (3/6/2026).

Ia pun menegaskan, tindakan perdamaian hingga kemunculan kesepakatan restorastive justice tanpa paksaan atau tekanan dari manapun. Kesepakatan itu murni dari inisiatif kedua belah pihak, yang difasilitasi oleh kepolisian yang berjalan selama dua pekan dalam beberapa kali pertemuan.

"Semua sudah bersepakat dengan baik, tanpa adanya paksaan dan tanpa adanya merasa dipaksa atau terpaksa. Jadi restoratif justice yang dilakukan ini antara kuasa hukum kami bersama para korban, difasilitasi dari Polres Malang itu terjadi dengan benar-benar menginginkan penyelesaiannya dengan baik, bukan atas intervensi dari pihak manapun," tegasnya.

Baca Juga: Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Dirinya mewakili masyarakat Malang juga telah menyampaikan permintaan maaf kepada para korban, dan permintaan maaf secara terbuka ke seluruh masyarakat Surabaya atas insiden yang terjadi. Menurutnya, insiden yang terjadi harus dipisahkan antara rivalitas Aremania dan Bonek, sebab insiden ini tidak terkait langsung kegiatan sepakbola.

"Sebelumnya saya ucapkan saya mohon maaf yang sebesar-besarnya atas nama warga Malang. Kejadian ini di luar ranah kegiatan sepakbola. Artinya kalau membawa nama suporter itu sebetulnya kurang elok, karena yang terjadi adalah warga Malang ketemu dengan warga Surabaya," tegas dia kembali.

Pihaknya juga mengingatkan agar semua pihak termasuk Aremania berbenah, dan tidak mudah terprovokasi dan terpancing sehingga membuat insiden yang merugikan diri sendiri dan orang lain, apalagi hingga menimbulkan kerugian material dan korban luka. Baginya rivalitas yang terjadi antara Persebaya dan Arema, jangan sampai berimbas pada kerugian masyarakat di Surabaya atau pun di Malang.

Baca Juga: Diduga Menjadi Korban Penganiayaan, Ajudan Wakapolres Blitar Alami Hidung Patah

"Rivalitas silakan sampai kapanpun rivalitas, tapi dengan adu otot itu tidak baik, tidak diperbolehkan. Dan ini juga kemungkinan besar organisasi akan terakhir membantu kalau ada pelaku kejahatan kita tidak akan mentolerir. Ini benar-benar terakhir bagi kami untuk membantu para pelaku. Tapi kalau ada korban wajib bagi organisasi untuk membantu," pungkasnya.

 

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.

Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Pihak takmir masjid dan warga jemput pelaku di rumah, kini pelaku sudah diserahkan ke pihak berwajib.

Satresnarkoba Polres Gresik Ringkus 5 Pengedar Sabu dan Pil Koplo

Para tersangka biasa menjalankan operasinya di sekitaran Gresik dan Lamongan.