Kamis, 11 Jun 2026 03:17 WIB

Tuding Pemerintah Legalkan Perzinahan, Ini Referensi Ustaz

  • Penulis : Jajeli Rois
  • | Selasa, 12 Mar 2019 12:44 WIB
Dua pria dalam video yang beredar
Dua pria dalam video yang beredar

jatimnow.com - Video Ustaz Supriyanto (65) dituduh menebar hoaks kepada emak-emak yang isinya Indonesia akan hancur kalau pemerintah melegalkan perzinahan.

Saat diklarifikasi oleh polisi dan panwascam, dia menyampaikan sumber informasi atau referensi yang didapatnya.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

"Dalam rekaman video tersebut, yang bersangkutan mengakui memberikan motivasi kepada kelompok emak-emak tersebut, karena permintaan dari saudara IS (pendamping yang bersangkutan di dalam video)," ujar Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Frans Barung Mangera, Selasa (12/3/2019).

Ustaz yang juga Ketua Muhammadiyah Kecamatan Kalibaru, Kabupaten Banyuwangi itu didampingi Imam Suherlan (44), warga Kalibaruwetan yang juga disebut sebagai Ketua Pemuda Muhammadiyah Kalibaru sekaligus Ketua PAN Kecamatan Kalibaru.

Dalam video tersebut, Supriyanto juga mengajak emak-emak yang berada di teras Masjid Al Ikhsan, Kalibaru, Banyuwangi untuk memengkan pasangan calon 02.

"Yang bersangkutan dalam memberikan motivasi kepada kelompok emak-emak tersebut mengambil referensi dari pihak lain," kata Frans Barung Mangera.

Barung mengatakan, dari hasil klarifikasi, dia menyampaikan motivasi dari referensi anggota DPR RI Komisi VIII dari PKS, Jazuli dan Nurwahid. Serta mendapatkan referensi dari rekaman video anggota MUI, Tengku Zulkarnain.

Baca Juga: Dosen Ilmu Politik Unesa Soroti Konsolidasi Kekuasaan-Strategi Geopolitik Nasional

"Yang bersangkutan mengakui dan membenarkan terkait apa yang ada di dalam video rekaman tersebut," tuturnya.

Ustaz Supriyanto mengaku tidak mengerti dampak jika videonya berdurasi 45 detik menyebar.

"Yang bersangkutan tidak mengetahui akan dampak dari apa yang telah disampaikannya. Juga tidak mengetahui kalau ada orang yang merekam kejadian tersebut," terangnya.

Baca Juga: Polda Jatim Bongkar Sindikat Jual Beli OTP Ilegal, Untung Hingga Rp1,2 Miliar

Sementara itu, Tengku Zulkarnain melalui akun twitter @ustadtengkuzul telah mencabut isi ceramahnya tentang RUUP-KS (Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual).

Berikut ini isi twitter Ustaz Tengku Zul.

'Stlh mencermati isi RUUP-KS sy tdk menemukan pasal penyediaan alat kontrasepsi oleh Pemerintah utk pasangan Remaja dan Pemuda yg ingin melakukan hubungan suami isteri. Dengan ini saya mencabut isi ceramah saya tentang hal tersebut. Dan meminta maaf krn mendapat masukan yang salah.'

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.