Kamis, 11 Jun 2026 23:06 WIB

Imunisasi Difteri, Dinkes dan Unicef Sweeping Anak di Pasar Banyuwangi

Pelaksanaan imunisasi difteri di ruang publik Banyuwangi.
Pelaksanaan imunisasi difteri di ruang publik Banyuwangi.

jatimnow.com – Pelaksanaan imunisasi difteri tahap III tinggal beberapa hari akan berakhir. Untuk menambah jumlah cakupan, Dinas Kesehatan (Dinkes) Banyuwangi bersama UNICEF melakukan sweeping ke berbagai tempat publik.

Bersama tim kesehatan dari Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, mereka mendatangi pusat-pusat perbelanjaan serta pasar tradisional.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Sebanyak 13 anak pun berhasil terjaring dalam sweeping yang dilakukan di pusat perbelanjaan Roxy maupun sekitar Pasar Sri Tanjung.

Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi dr Widji Lestariono M. Mkes menuturkan, pelaksanaan imunisasi difteri di Kabupaten Banyuwangi dilakukan oleh semua pihak, yang mau bergotong royong untuk menjaga kesehatan anak.

“Kolaborasi ini dibangun bersama untuk menjaga kesehatan. Tentu, semua ini tidak bisa dikerjakan sendiri. Butuh banyak dukungan untuk bisa berkolaborasi bersama,” ujar Rio, panggilan akrab Kadinkes Banyuwangi, Sabtu (22/12/2018).

Untuk menambah cakupan imunisasi agar tercapai di atas 95% sebagai target minimal, tidak hanya dilakukan di lingkungan sekolah, puskesmas, maupun posyandu saja.

Tetapi juga dengan mendatangi masyarakat secara jemput bola. Salah satunya adalah mendatangi area-area pelayanan publik dan pusat perbelajaan.

“Para relawan begitu membantu kami ketika terjun di masyarakat. Mereka bisa mengedukasi masyarakat agar mau untuk terlibat aktif dalam imunisasi,” ungkapnya.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

Di lokasi sweeping, Child Survival and Development (CSD) Specialist UNICEF Dr Armunanto M.Ph menjelaskan, langkah yang dilakukan Pemkab Banyuwangi dengan melakukan sweeping anak-anak yang belum terpapar imunisasi lengkap difteri, merupakan suatu langkah maju.

Mereka menyisir dan mencari anak-anak yang sebelumnya tidak terdata atau sedang berhalangan ketika giat imunisasi dilakukan, untuk kemudian dilakukan imunisasi di tempat.

“Harapannya, mereka tidak ada lagi yang sampai terlepas dan lolos. Semua anak berkesempatan untuk ikut imunisasi,” ucap Armunanto.

Ia melanjutkan, kolaborasi yang dilakukan bersama organisasi masyarakat, kelompok swasta serta pihak lainnya dalam imunisasi memberikan dampak yang cukup baik bagi sebuah daerah.

Baca Juga: Banyuwangi Jadi Pilot Project, PTPN I Tanam 10 Ribu Kelapa Genjah demi Hilirisas

Terbukti, Kabupaten Banyuwangi yang memiliki total sasaran riil 425.976 anak usia 1-19 tahun, sampai Jumat (21/12/2018), telah mampu menembus target 95,86�ri total target imunisasi difteri.

Dengan tercapainya target minimal tersebut, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi memastikan masyarakatnya, terutama anak-anak aman dari ancaman serangan difteri karena telah terbentuknya kekebalan tubuh secara komunal.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.