Senin, 15 Jun 2026 12:16 WIB

Indahnya Seni Kaligrafi Berbahan Cangkang Telur dan Kulit Jagung

  • Penulis : Moch Rois
  • | Sabtu, 08 Des 2018 08:10 WIB
Hari sedang mengerjakan karya kaligrafinya
Hari sedang mengerjakan karya kaligrafinya

jatimnow.com - Cangkang telur dikenal barang sisa yang tak ada harganya. Namun ditangan Seniman asal Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan. Cangkang telur yang berpadu kulit jagung kering, jadi karya kaligrafi yang cukup indah bernilai jutaan rupiah.

"Di sekitar rumah saya banyak cangkang telur, inspirasi saya lahir dari situ. Bagaimana memadukan cangkang telur dengan seni kaligrafi," ujar Hari Wahyudi, (57), warga asal Desa Cangkringmalang ini.

Baca Juga: Dewan Kesenian Surabaya Laporkan Dugaan Hilangnya Aset Budaya ke Polisi

Awalnya memang tak mudah, sempat berkali-kali ia gagal menempelkan cangkang telur ke papan triplek sebagai alas membuat kaligrafi. Berkat ketelatenannya, akhirnya pun berhasil. Setelah itu, barulah Hari Wahyudi belajar menulis kaligrafinya.

Karya tulisan kaligrafi dari hasil otodidaknya saat itu, dari bahan pasir berhiaskan cangkang telur. Merasa sangat layak dan bagus untuk dipandang. Suami dari Sri Wahyuni ini memajang karya kaligrafi pertamanya di ruang tamu.

"Setelah saya pajang di ruang tamu. Ternyata banyak peminat. Utamanya dari saudara dan sahabat, saat berkunjung ke rumah," ungkap Hari, sapaan akrab Hari Wahyudi.

Baca Juga: Polemik DKS Memanas, Seniman Surabaya Turun ke Jalan

Semakin banyak minat orang-orang terdekat dengan kareasinya, membuat Hari semangat dalam berkarya. Inovasi pun terus dilakukan terutama pada bahan media tulisnya. Perlahan, media tulis pasir pun berganti jadi kulit jagung kering. Alasannya, agar aura seninya lebih terpancar. Hari mengakui, butuh waktu lama mengerjakan satu sketsa kaligrafinya. Paling tidak dibutuhkan waktu seminggu.

"Pemasangan cangkang telor itu satu persatu. Setelah selesai, baru membuat kaligrafinya," ujar Bapak Tiga anak ini.

Caranya, bikin sketsa terlebih dahulu di lembaran kertas, barulah kulit jagung kering ditempelkan lalu digunting. Kemudian, tumpuk tulisan kaligrafi di atas tempelan cangkang telor. Lalu, berlanjut tahan finising dengan pengecatan. Tahap inilah kunci penentu keindahan kaligrafi berbackgroud cangkang telur karya Hari.

Baca Juga: Seniman Surabaya Besok Gelar Aksi Besar, Protes Pengusiran DKS dari Balai Pemuda

Saat ini, peminat karya Hari Wahyudi semakin banyak. Ada dari Kota Malang, Sidoarjo, Surabaya, hingga Blitar. Harga kaligrafinya pun dibandrol bervariasi. Mulai dari Rp 250 ribu hingga 2 juta rupiah, tergantung tingkat kerumitan, ukuran kaligrafi dan pigoranya.

"Pembeli suka dengan karya saya, umumnya karna unik. Selain itu, orang tau karya saya ya dari mulut ke mulut saja. Saya kan otodidak," pungkas Hari Wahyudi.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.