Rabu, 10 Jun 2026 23:23 WIB

Generasi Milenial Jangan Alergi Politik

Dimas Niky Nugroho memberikan seminar nasional di FISIP Untag Banyuwangi
Dimas Niky Nugroho memberikan seminar nasional di FISIP Untag Banyuwangi

jatimnow.com - Generasi milenial yang lahir di atas tahun 1980, diharapkan tidak alergi dengan politik. Sebab, generasi milenial di tahun ini (2018) tercatat 52 persen dari total jumlah pemilih pada pemilu 2019 nanti.

Hal ini terungkap dalam Seminar Nasional yang bertema 'Anak Muda dan Masa Depan Politik Indonesia' yang digelar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas 17 Agustus 45 (Untag) Banyuwangi, Rabu (5/12/2018).

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Staf Khusus Kantor Staf Presiden, Dimas Niky Nugroho, salah satu pembicara menyampaikan, generasi milenial memiliki karakteristik yang berbeda dibanding era sebelumnya. Generasi millenial dinilai akrab dengan internet hingga media sosial yang tanpa batas, sehingga cenderung berlaku instan.

Kelemahannya, generasi milenial cenderung alergi terhadap politik. Padahal dengan internet, seharusnya membuat generasi milenial dapat lebih kreatif di tengah-tengah tahun politik, seperti sekarang.

"Tapi, meski suka berbagi (share berita politik) dengan cepat, mereka cepat bosan dengan sesuatu. Seharusnya cukup kreatif dalam mencoba hal baru," jelasnya.

Artinya, dengan internet dan media sosial itu, generasi milenail harus terbuka dengan pergaulan. "Jangan alergi dengan politik," tegas Dimas.

Diluar konteks politik, generasi milenial juga diharapkan mudah membuat inovasi di bidang ekonomi kreatif.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

Dimas melanjutkan, karena ciri khas generasi milenial adalah terbuka dengan hal-hal baru, idealnya bisa ikut berperan dalam kancah demokrasi. Sebab, dari pemuda, akan muncul pemimpin-pemimpin yang berkualitas di masa yang akan datang.

"Syaratnya, memiliki pengetahuan, skill dan tata etika. Satu lagi, generasi milenal harus bisa memanfaatkan internet untuk industri kreatif dan jangan larut dalam isu yang berpotensi memecah persatuan bangsa," tuturnya.

Di tempat yang sama, Rektor Untag Banyuwangi Andang Subahariyanto menambahkan, anak muda adalah masa depan bangsa. Apalagi di panggung politik saat ini sangat terbuka bagi kalangan milenial yang juga disebut Generasi Y ini.

Baca Juga: Banyuwangi Jadi Pilot Project, PTPN I Tanam 10 Ribu Kelapa Genjah demi Hilirisas

Meski begitu, pihaknya berpesan kepada generasi muda untuk tidak melupakan permasalahan yang terjadi di masa lalu. Namun, jangan sampai larut di dalamnya. "Tetap harus optimis," cetusnya.

Sedangkan, Dekan FISIP Untag Banyuwangi, Agnes Pasaribu mengatakan, seminar ini sebagai bentuk kepedulian FISIP dalam menanamkan kesadaran politik bagi anak muda. Harapannya, mereka bisa menjadi agen perubahan bangsa ke arah lebih baik.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.