Jumat, 19 Jun 2026 17:33 WIB

Polisi Tangkap Tangan Panitia Pendaftaran Tanah di Banyuwangi?

Juri (51), pelapor dugaan adanya Pungli program PTSL di Desa Banyuanyar Kecamatan Kalibaru.
Juri (51), pelapor dugaan adanya Pungli program PTSL di Desa Banyuanyar Kecamatan Kalibaru.

jatimnow.com - Dua orang dikabarkan telah ditangkap oleh Polres Banyuwangi di Bank Rakyat Indonesia (BRI) Unit Kalibaru, Senin (26/11/2018).

Salah seorang warga Dusun Lekak Desa Banyuanyar Kecamatan Kalibaru, Juri (51) mengatakan, ada dua orang yang dibawa oleh polisi berseragam sekitar pukul 11.30 Wib.

"Yang saya kenal namanya Gito, satunya saya belum tahu. Karena waktu itu saya ada di seberang jalan Bank BRI di Kantor Perhutani," katanya saat ditemui di Mapolres Banyuwangi, Senin (26/11/2018) malam.

Sedangkan untuk kedatangannya ke Mapolres Banyuwangi, lanjut Juri, untuk mengetahui siapa saja dan berapa orang yang dipanggil tentang dugaan adanya pungutan liar pada program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

Sebab, sekitar setahun yang lalu dirinya telah melaporkan panitia PTSL Desa Banyuanyar ke Kejaksaan Negeri (Kejari) dan Polres Banyuwangi.

Pasalnya, Juri menduga, pihak panitia PTSL mematok tarif pengurusan sertifikat tanah dengan harga yang tidak merata, ada yang Rp 1,5 juta, Rp 2 juta, bahkan ada yang mengurus 3 sertifikat sekaligus dipatok harga Rp 37.500.000.

"Gito ini sebagai panitia PTSL di Desa Banyuanyar," tegasnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Banyuwangi AKP Panji Pratistha Wijaya belum bersedia memberikan statement.

Dirinya juga tidak menampik kabar penangkapan atau operasi tangkap tangan (OTT) tersebut. Hanya saja, AKP Panji enggan saat dikonfirmasi via WhatsApp untuk dikutip pernyataannya. "Ke Kapolres mas. Tunggu saja pasti dirilis," ujarnya.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.