Kamis, 18 Jun 2026 04:10 WIB

Soal Kades di Mojokerto Cegat Cawapres Sandiaga Sudah Limpah ke Polisi

Suhartono, Kepala Desa Sampang Agung./ Foto: Khilmi Sabikhisma Jane.
Suhartono, Kepala Desa Sampang Agung./ Foto: Khilmi Sabikhisma Jane.

jatimnow.com - Hasil klarifikasi Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Mojokerto terhadap Suhartono, Kepala Desa Sampang Agung, Kecamatan Kutorejo, telah dikaji oleh Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu), kini telah dilimpahkan ke polisi.

Kasatreskrim Polres Mojokerto, AKP M Solikhin Fery mengatakan, pihaknya telah menerima berkas-berkas tersebut dan sudah terbit laporan polisi terkait perkara Kades Sampang Agung yang mencegat dan menyambut rombongan cawapres Sandiaga Salahuddin Uno.

Baca Juga: Dosen Ilmu Politik Unesa Soroti Konsolidasi Kekuasaan-Strategi Geopolitik Nasional

"Laporan polisi sudah terbit, soal perkara ini sudah tertulis di laporan polisi nomor LP.B/151/XI/2018/JATIM/RES MJK," ungkapnya kepada jatimnow.com, Selasa (13/11/2018).

Dalam laporan polisi tersebut, Fery menuturkan bahwa laki-laki kelahiran Mojokerto, 20 April 1974 yang kini menjabat sebagai Kepala Desa Sampang Agung ini sengaja mencegat dan menyambut rombongan cawapres Sandiaga Uno yang melintas di Jalan Raya Desa Sampang Agung, hendak menuju Pacet.

Fery menjelaskan kronologi perkara yang dilakukan Kades Sampang Agung itu mulai dari awal.

Menurutnya, perkara tersebut berawal pada Sabtu (20/10/2018 201) sekitar pukul 04.50 WIB. Saat itu telah beredar pesan singkat (SMS) yang isinya mengajak ibu-ibu PKK dan warga Sampang Agung untuk menyambut Sandiaga Uno pada Minggu (21/10/2018).

Adapun isi pesan singkat (SMS) yang telah beredar sejak Sabtu (20/11/2018) sebagai berikut:

“Tolong beritahu anggota PKK atau Kades agar pada hari Minggu tanggal 21 Oktober 2018 jam 10.30 WIB berkumpul di depan pabrik Bondvast di depan ibunya pak Lurah berpakaian bebas menyambut bapak Sandiaga Uno, nanti yang hadir saya kasih uang saksu Rp. 20 ribu per orang, terima kasih tolong sebarkan sms ini kesemua anggota PKK dan Kader”

Baca Juga: Meimura Bawa Ludruk Besutan ke Kampus, Sentil Eksploitasi Alam Mojokerto

"Pada hari Minggu, sudah terpasang tiga spanduk di lokasi yang sudah ditentukan itu. Spanduk itu berisi tulisan ucapan selamat datang yang ditujukan kepada Cawapres nomor urut dua, Sandiaga Uno," jelas Fery.

Fery menambahkan, selain telah disiapkan spanduk, di lokasi tersebut juga telah disiapkan musik patrol beserta penyanyi dan penarinya.

Bahkan, sebelum Sandiaga Uno datang, Kades Sampang Agung sempat membagikan uang Rp20 ribu kepada emak-emak yang berkumpul.

"Setelah kami tanya, uang pecahan Rp20 ribu itu jumlahnya sekitar Rp20 juta. Ini semua yang dibagikan kepada massa yang berkumpul di lokasi tersebut oleh Kades Sampang Agung," tuturnya.

Baca Juga: Angkat Isu Situs, Ludruk Besutan Bakal Masuk Kampus UNIM Mojokerto

Saat Cawapres Sandiaga Salahuddin Uno datang di lokasi sekitar pukul 15.00 WIB, Minggu (21/10/2018), Suhartono, Kades Sampang Agung mendatangi Sandiaga Uno dengan memakai baju warna putih yang didapati tulisan "SAPA 2019 PRABOWO-SANDI 02" sambil mengacungkan dua jari, yakni jari telunjuk dan jari tengah.

Perbuatan yang dilakukan Suhartono, Kades Sampang Agung itu dinilai telah melanggar Pasal 282 UU Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu. Akibat perbuatannya, Suhartono terancam hukuman maksimal satu tahun penjara dan denda Rp12 juta.

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.