Rabu, 10 Jun 2026 08:16 WIB

Komplotan Spesialis Pembobol ATM Antar Kota Ditembak Polisi

Kapolres Mojokerto AKBP Leonardus Simarmata berdialog dengan ketiga tersangka pembobolan ATM./ Khilmi Sabikhisma Jane.
Kapolres Mojokerto AKBP Leonardus Simarmata berdialog dengan ketiga tersangka pembobolan ATM./ Khilmi Sabikhisma Jane.

jatimnow.com - Polres Mojokerto berhasil mengungkap perkara pembobolan Anjungan Tunai Mandiri (ATM) Bank Central Asia (BCA) yang berada di minimarket Desa Watesumpak, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto.

Dalam perkara tersebut, sedikitnya ada empat tersangka yang masuk dalam komplotan antar kota spesialis pembobol ATM.

Baca Juga: Meimura Bawa Ludruk Besutan ke Kampus, Sentil Eksploitasi Alam Mojokerto

Tiga orang tersangka diantaranya berhasil diringkus, sedangkan satu tersangka lainnya masih buron. Ketiga tersangka yang tertangkap, terpaksa ditembak kakinya lantaran melarikan diri saat hendak ditangkap.

Ketiga tersangka yang berhasil diringkus polisi yakni, Andik Pranoto, (35), warga Rusun Penjaringansari EB 210 Rungkut, Kota Surabaya. Irfan Feri Nugroho, (39), warga Rusun Penjaringansari EB 211, Rungkut, Kota Surabaya dan Ratno, (38), warga Dusun/ Desa Krisik, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar.

"Ketiga tersangka berhasil diringkus Unit Resmob Sat Reskrim Polres Mojokerto yang dibantu Unit Resmob Polrestabes Surabaya pada Rabu, (31/10/2018) sekitar pukul 03.00 WIB. Kami butuh waktu 11 hari untuk mengungkap kasus ini," ujar Kapolres Mojokerto, AKBP Leonardus Simarmata saat jumpa pers, Kamis (1/11/2018).

Setelah mengamankan tiga tersangka, saat ini polisi masih memburu satu tersangka atas nama Yudianto, (36), warga Jalan Raya Penjaringan Timur, Nomor 16, Rungkut, Kota Surabaya yang berhasil melarikan diri.

Baca Juga: Angkat Isu Situs, Ludruk Besutan Bakal Masuk Kampus UNIM Mojokerto

"Setelah melancarkan aksinya para tersangka melarikan diri ke Jogjakarta dan menyetor uang tunai di ATM BCA di daerah Katamso, Jogjakarta. Kemudian uang tersebut dibagi kepada tersangka lainnya," tuturnya.

Sesuai kesepakatan para tersangka, hasil kejahatan akan dibagi masing-masing menerima Rp150 juta. Namun sampai saat ini Ratno masih menerima Rp80 juta, Andik Pranoto Rp50 juta dan Irfan Feri Nugroho Rp20 juta. Sementara sisanya masih dibawa Yudianto.

Dalam pengungkapan perkara ini, lanjut Leo, polisi mengamankan tiga kartu ATM BRI dan dua kartu ATM BCA milik tersangka.

Baca Juga: Bobol 3 Sekolah, Residivis Ini Ditangkap Satreskrim Polres Blitar

Polisi juga mengamankan uang tunai Rp55 juta dari tangan tersangka. Selain itu, petugas juga mengamankan satu unit ATM yang dibobol tersangka.

Usai membobol ATM tersebut, tersangka berhasil membawa kabur uang tunai Rp673 juta.

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.