Jumat, 19 Jun 2026 09:35 WIB

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

  • Penulis : Bramanta
  • | Sabtu, 06 Jun 2026 16:45 WIB
Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Tulungagung. (Foto: Bramanta/jatimnow.com)
Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Tulungagung. (Foto: Bramanta/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pemkab Tulungagung menunjukkan komitman dalam mengatasi permasalahan sampah. Dalam Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, mereka menggelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber. Dengan deklarasi ini diharapkan dapat mengurangi sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) atau Tempat Pembuangan Sementara (TPS).

Deklarasi ini berlangsung di Kelurahan Kepatihan RT 003 RW 009, Kecamatan Tulungagung, Jumat (5/6/2026). Plt Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin hadir dalam deklarasi ini.Kelurahan Kepatihan dipilih sebagai lokasi percontohan (pilot project) yang diharapkan dapat menjadi model bagi desa, kelurahan, hingga instansi pemerintah lainnya di seluruh wilayah Kabupaten Tulungagung.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

“Perlindungan lingkungan bukan hanya tugas pemerintah. Masyarakat, dunia usaha, lembaga pendidikan, dan seluruh pemangku kepentingan harus bergerak bersama agar upaya pelestarian lingkungan dapat berjalan optimal,” ujarnya.

Baharudin menambahkan, kebiasaan memilah dan mengolah sampah dari sumber merupakan salah satu langkah konkret yang dapat dilakukan masyarakat untuk mendukung pengurangan emisi gas rumah kaca sekaligus menekan volume sampah yang masuk ke tempat pembuangan akhir.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

“Perubahan besar selalu diawali dari tindakan kecil yang dilakukan secara terus-menerus. Kesadaran dari tingkat keluarga hingga komunitas menjadi kunci keberhasilan dalam menjaga keberlanjutan lingkungan,” tuturnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tulungagung, Anang Pratistianto menjelaskan bahwa gerakan ini bertujuan menumbuhkan kesadaran dan komitmen bersama dalam mengelola sampah secara lebih baik, dimulai dari lingkungan rumah tangga sebagai sumber utama timbulan sampah. Keberhasilan pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

“Melalui gerakan ini, kami ingin membangun budaya baru dalam pengelolaan sampah. Pemilahan sampah sejak dari rumah merupakan langkah sederhana yang memiliki dampak besar bagi lingkungan,” pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.