Kamis, 18 Jun 2026 22:43 WIB

Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

  • Penulis : Bramanta
  • | Sabtu, 13 Jun 2026 09:10 WIB
Dua pelaku pembobol toko bangunan di Tulungagung saat ditangkap. (Foto: Bramanta/jatimnow.com)
Dua pelaku pembobol toko bangunan di Tulungagung saat ditangkap. (Foto: Bramanta/jatimnow.com)

jatimnow.com - Dua pelaku pembobolan toko bangunan ditangkap Satreskrim Polres Tulungagung. Polisi terpaksa melakukan tindakan tegas terukur kepada pelaku karena melakukan perlawanan saat hendak ditangkap. Kedua pelaku berinisial IJ (38) dan SB (37) ditangkap di wilayah Jawa Tengah. Mereka diketahui merupakan komplotan pembobolan toko lintas kota dan provinsi. Hingga saat ini polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus tersebut.

Kasat Reskrim Polres Tulungagung, Iptu Andi Wiranata Tamba mengatakan polisi mendapat laporan adanya pencurian dengan pemberatan di toko bangunan Kecamatan Ngantru, pada awal bulan Mei lalu. Mereka segera melakukan penyelidikan untuk menangkap pelaku pencurian dengan pemberatan tersebut.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

"Setelah kami melakukan penyelidikan, kami mendapat informasi bahwa terduga pelaku berada di wilayah Jawa Tengah," ujarnya, Sabtu (13/6/2026).

Mereka juga berkoordinasi dengan jajaran Polda Jawa Tengah melakukan penangkapan terhadap terduga pelaku. Pada Kamis (11/6/2026), polisi berhasil menangkap dua terduga pelaku di kota yang berbeda.

"Terduga pelaku berinisal IJ (38) ditangkap di Kabupaten Pekalongan dan SB (37) diamankan polisi di Kabupaten Batang Jawa Tengah," terangnya.

Polisi terpaksa melakukan tindakan tegas terukur dengan menembak kaki terduga pelaku menggunakan timah panas. Pasalnya, terduga pelaku sempat melakukan perlawanan ketika ditangkap petugas.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

"Saat ini kedua terduga pelaku sudah diamankan di Polres Tulungagung untuk dilakukan pendalaman," jelasnya.

Diketahui bahwa dua terduga pelaku merupakan spesialis pencurian dengan pemberatan lintas provinsi. Berdasarkan informasi terduga pelaku telah melakukan aksi lebih dari lima tempat kejadian perkara (TKP).

Sasaran pelaku bersifat acak dengan cara mengamati lokasi yang dirasa aman. Terduga pelaku mengambil barang-barang dagangan di toko. Terkait peran terduga pelaku, polisi masih melakukan pendalaman.

Baca Juga: Ribuan Pencari Kerja Padati Job Fair yang Digelar Disnakertrans Tulungagung

"Jadi terduga pelaku mengendarai mobil besar dan mencari sasaran toko yang akan dicuri. Setelah ketemu, terduga pelaku mencongkel pintu toko menggunakan linggis," pungkasnya.

 

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.