Rabu, 17 Jun 2026 18:18 WIB

AJI dan PFI Surabaya Kecam Pembajakan Kapal Global Sumud oleh Israel

Jurnalis dan Forum Zakat Jawa Timur menggelar aksi unjuk rasa di Taman Apsari, Surabaya, Kamis (21/5/2026). (Foto: Ali Masduki/jatimnow.com)
Jurnalis dan Forum Zakat Jawa Timur menggelar aksi unjuk rasa di Taman Apsari, Surabaya, Kamis (21/5/2026). (Foto: Ali Masduki/jatimnow.com)

jatimnow.com - Keamanan pekerja media dan relawan kemanusiaan asal Indonesia kini berada dalam ancaman serius setelah militer Israel (IDF) mencegat secara paksa kapal Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 di perairan internasional, sekitar 300 mil laut dari pantai Gaza.

Insiden pembajakan bersenjata yang berlangsung di dekat wilayah Siprus tersebut berujung pada penahanan ilegal terhadap sembilan warga negara Indonesia (WNI), termasuk empat jurnalis nasional yang sedang menjalankan tugas jurnalistik.

Baca Juga: FJN Minta Prabowo Turun Tangan Bebaskan Jurnalis RI di Israel

Informasi dari Command Center GSF mengonfirmasi bahwa kapal Boralize dan Ozgurluk sempat kehilangan kontak sebelum militer Israel mengambil alih kemudi.

Di antara para korban terdapat Bambang Noroyono dan Thoudy Badai (Republika), Andre Prasetyo Nugroho (Tempo), serta Rahendro Herubowo (kontributor iNewsTV/CNN).

Selain jurnalis, lima aktivis dari lembaga kemanusiaan seperti Dompet Dhuafa, Rumah Zakat, Spirit of Aqso, dan SMART 171 ikut disandera saat membawa bantuan logistik medis serta makanan.

Merespons krisis ini, gelombang solidaritas langsung pecah di tanah air. Koalisi masyarakat sipil yang dimotori oleh Aksi Kamisan Surabaya, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Surabaya, Pewarta Foto Indonesia (PFI) Surabaya, dan Forum Zakat Jawa Timur menggelar aksi unjuk rasa di Taman Apsari, Surabaya, Kamis (21/5/2026). Mereka menuntut pembebasan segera tanpa syarat bagi seluruh kru misi kemanusiaan global tersebut.

Ketua PFI Surabaya, Suryanto, menyatakan kekerasan militer terhadap awak media di wilayah perairan bebas melanggar hukum humaniter universal.

Baca Juga: Pemerintah Diminta Lobi PBB untuk Bebaskan Jurnalis yang Ditangkap Israel

"Awak media bukan musuh dalam peperangan. Hukum internasional lewat Konvensi Jenewa sudah menjamin perlindungan mutlak bagi jurnalis di wilayah konflik. Kami mengutuk keras pembajakan ini dan meminta negara tidak tinggal diam ketika warganya terancam di luar negeri," ujar Suryanto.

Senada dengan hal itu, Ketua AJI Surabaya, Andre Yuris, mendorong Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia untuk melancarkan taktik diplomasi intervensi yang jauh lebih berani.

Mengingat Jakarta tidak memiliki hubungan bilateral resmi dengan Tel Aviv, pemerintah harus menggerakkan negara dunia ketiga sebagai perantara.

"Pemerintah mesti bergerak cepat memanfaatkan pengaruh negara sahabat seperti Turki, Mesir, dan Yordania sebagai mediator di lapangan. KBRI di kawasan Timur Tengah dan Eropa juga wajib membuka akses perlindungan hukum darurat," tutur Andre Yuris.

Baca Juga: PFI Kecam Israel Atas Penahanan Wartawan Foto Republika

Andre menambahkan, DPR RI harus menekan parlemen global lewat jaringan Inter-Parliamentary Union (IPU) guna melahirkan sanksi internasional bagi Israel. AJI sendiri telah mengirimkan nota darurat kepada International Federation of Journalists (IFJ) serta Forum Asia untuk memperluas tekanan global.

Pembajakan 54 kapal sipil dari 70 negara ini dinilai melanggar Konvensi PBB tentang Hukum Laut (UNCLOS) sekaligus mencederai hak publik global dalam menerima informasi riil mengenai situasi di jalur Gaza.

Koalisi sipil di Surabaya menegaskan bahwa gerakan pengiriman bantuan kemanusiaan ke Palestina tidak akan surut meskipun dihadapkan pada intimidasi militer bersenjata.

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.