Rabu, 17 Jun 2026 19:55 WIB

Tour de Djawatan, Menyusuri Hutan Trembesi Tua di Banyuwangi

Suasana di Hutan de Djawatan, Banyuwangi.
Suasana di Hutan de Djawatan, Banyuwangi.

jatimnow.com – Jika berlibur dan berwisata ke Banyuwangi, kurang lengkap rasanya jika belum mengunjungi objek wisata Hutan de Djawatan di Desa Benculuk, Kecamatan Cluring, Banyuwangi.

Di tempat ini, pengunjung akan menikmati pohon trembesi yang rata-rata usianya sudah mencapai ratusan tahun. Karena usianya sudah tua, tentu saja ukuran pohonnya menjadi raksasa dan menggoda mata.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Berada di hutan ini, serasa berada di bawah rangkaian payung alam raksasa. Sejuk dan asri. Di Djawatan, pengunjung bisa bersantai sambil berswafoto.

Selain itu, para pengunjung juga bisa menikmati hutan ini dengan berkeliling naik Delman atau Dokar. Dengan merogoh duit Rp 10 ribu, maka pengunjung akan diantar berkeliling menyusuri hutan trembesi seluas 4 hektar itu.

"Setiap hari banyak pengunjung, tapi yang paling ramai hari Sabtu dan Minggu atau hari libur nasional," ujar Suroto, salah satu Kusir Delman di Djawatan, ditemui jatimnow.com, Minggu (28/10/2018).

Menurut Suroto, dulunya tempat ini dikenal dengan nama Tapel Pelas. Tempat ini dulu dijadikan sebagai tempat penimbunan hasil hutan, khususnya kayu.

Hutan Djawatan ini milik Perhutani KPH Banyuwangi Selatan dan mereka pula yang mengelolanya saat ini.

Baca Juga: Pariwisata RI Terancam Konflik Global, Ini Strategi Amankan Turis

Administratur (ADM) KPH Banyuwangi Selatan, Dwidjono Kiswurjanto mengatakan, konsep wisata Djawatan lebih kepada ekowisata. Secara bertahap, pihaknya melakukan perbaikan dan pembenahan fasilitas Djawatan.

"Dokar atau Delman misalnya, itu para mitra kita untuk atraksi wisata di sini," jelasnya.

Saat ini, pihaknya tengah mempersiapkan sejumlah fasilitas pendukung lainnya. Jika sejauh ini hanya dibuka pagi hingga sore saja, maka dalam waktu dekat Djawatan akan buka sampai malam hari.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

"Lampu-lampu hias sekaligus sebagai penerangan akan kita instalasi. Cafe dan sebagainya. Kita terus lakukan pembenahan," pungkasnya.

 

 

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.