Senin, 22 Jun 2026 06:20 WIB

Pesan Kiai Zuhri Zaini, Alasan Logis Mengapa Makan Harus Pakai Tangan Kanan

KH. Moh. Zuhri Zaini, Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Jadid. (Foto/Dokumentasi Pesantren)
KH. Moh. Zuhri Zaini, Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Jadid. (Foto/Dokumentasi Pesantren)

jatimnow.com - Di tengah riuh rendah dunia yang serba instan, seringkali kita abai terhadap hal-hal kecil yang sejatinya menjadi fondasi keberkahan hidup. Salah satunya adalah adab makan.

Di tangan KH. Moh. Zuhri Zaini, Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Jadid, urusan sepiring nasi ini dibedah bukan sekadar sebagai pemuas lapar, melainkan jembatan menuju rida Ilahi.

Baca Juga: Lomba Pioneering Latih Kekompakan dan Mental Santri Nurul Jadid

Saat membedah Kitab Riyadhus Sholihin, sosok kiai yang dikenal teduh ini memberikan wejangan mendalam. Ia membedah sekat antara hukum formal dan adab.

"Mungkin menunjuk sesuatu dengan kaki itu tidak membuat seseorang masuk penjara, tapi sanksi sosial akan bicara," tutur beliau memberikan perumpamaan tentang pentingnya etika.

Kiai Zuhri menuturkan, setiap helai nasi yang masuk ke kerongkongan adalah rezeki yang wajib disyukuri. Memulainya dengan Bismillah adalah harga mati. Tanpanya, keberkahan akan terputus seperti rantai yang kehilangan pengaitnya.

"Setiap perbuatan baik, termasuk makan, harus diawali dengan nama Allah. Jika alpa, maka terputuslah barokahnya," tegas Kiai Zuhri.

Menariknya, ia mengingatkan bahwa mengingat Tuhan tidak melulu harus di atas sajadah. Di meja makan pun, Tuhan hadir melalui rasa syukur.

Jika di awal kita lupa berselawat atau mengucap nama-Nya, Kiai Zuhri menganjurkan untuk segera membacanya di tengah-tengah saat teringat. Tak ada kata terlambat untuk menjemput barokah yang sempat tertunda.

Meniru Langkah Rasulullah

Baca Juga: Pesan Kiai Zuhri Zaini, Mengapa Beragama Tak Cukup Hanya Modal Cerdas?

Merujuk pada hadis riwayat Amr bin Abi Salamah, Kiai Zuhri memetakan tiga protokol utama di meja makan: mengucap Bismillah, menggunakan tangan kanan, dan mengambil hidangan yang paling dekat. Ini bukan sekadar aturan kaku, melainkan bentuk penghormatan terhadap rezeki.

Tak hanya soal spiritual, Kiai Zuhri juga menyentuh aspek medis yang relevan dengan kehidupan modern. Ia mewanti-wanti agar kita tidak makan secara kesusu atau terburu-buru.

Mengunyah hingga halus bukan hanya soal adab, tapi soal bagaimana kita menghargai organ pencernaan yang telah bekerja keras untuk tubuh.

Seni Berhenti Sebelum Kenyang

Baca Juga: Pegawai Ponpes Nurul Jadid Probolinggo Kini Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan

Sebagai penutup, Kiai Zuhri melempar nasihat klasik namun sangat sulit dipraktikkan. Jangan makan sebelum lapar, dan berhentilah sebelum kenyang.

Filosofinya sederhana, makan saat perut sudah penuh justru akan melenyapkan kenikmatan makanan itu sendiri.

"Makan dalam kondisi kenyang itu justru merusak rasa, dan tentu, tidak baik bagi raga," pungkasnya

Sebuah pengingat bagi kita semua, bahwa dalam setiap suapan, ada doa dan kesehatan yang seharusnya selaras.

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.