Sabtu, 20 Jun 2026 14:11 WIB

Pegawai Ponpes Nurul Jadid Probolinggo Kini Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan

  • Penulis : Ali Masduki
  • | Selasa, 28 Apr 2026 13:04 WIB
Ponpes Nurul Jadid resmi kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan. (Foto: Humas Ponpes Nurul Jadid for jatimnow.com)
Ponpes Nurul Jadid resmi kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan. (Foto: Humas Ponpes Nurul Jadid for jatimnow.com)

jatimnow.com - Pondok Pesantren Nurul Jadid memastikan ratusan pegawainya mendapat payung perlindungan kerja yang mumpuni.

Melalui kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan Nurul Jadid, sebanyak 786 staf dari berbagai satuan kerja kini resmi terdaftar sebagai peserta aktif untuk menjamin masa depan mereka.

Baca Juga: Ahli Waris Pekerja Rentan di Sidoarjo Terima Santunan JKM Rp42 Juta

Langkah strategis Ponpes Nurul Jadid tersebut bertujuan meningkatkan ketenangan kerja para guru hingga tenaga medis.

Kepala Subbagian Kepegawaian Nurul Jadid, Abdul Manaf Firdaus, menyebutkan bahwa jaminan sosial tersebut menjadi pilar utama dalam menjaga stabilitas kinerja organisasi.

"Instruksi pimpinan sejak 2018 sangat jelas, kami ingin memastikan kesejahteraan pegawai menjadi prioritas. Saat ini, 11 satuan kerja mulai dari unit pendidikan hingga layanan kesehatan sudah masuk dalam sistem perlindungan," ujar Manaf saat sosialisasi aplikasi JMO di Aula I Pesantren, Selasa (28/4).

Pemanfaatan teknologi juga menjadi sorotan. Para pegawai kini didorong mengaktivasi aplikasi Jamsostek Mobile (JMO) untuk memangkas birokrasi layanan.

Menurut Manaf, aplikasi tersebut memudahkan staf memantau saldo jaminan hari tua hingga mengakses informasi jaminan kehilangan pekerjaan secara mandiri.

Baca Juga: 1.900 Petugas Sensus Ekonomi Surabaya Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan

Manaf merasa bersyukur karena skema perlindungan tersebut mencakup lima program sekaligus.

Pegawai tidak sekadar mendapat jaminan kesehatan, namun juga proteksi menyeluruh atas risiko-risiko profesional yang mungkin muncul.

Perwakilan BPJS Ketenagakerjaan, Dedi Kurniawan, mengapresiasi inisiatif pesantren yang konsisten mendaftarkan elemen pegawainya.

Ia menjelaskan perbedaan mendasar antara BPJS Kesehatan yang mengurus medis, dengan BPJS Ketenagakerjaan yang mengawal risiko kerja.

Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan Karimunjawa Perluas Perlindungan Pekerja BPU

"Nurul Jadid menunjukkan komitmen nyata dalam memberikan perlindungan paripurna. Karyawan dikawal mulai dari masa aktif bekerja lewat Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) hingga pascakerja melalui Jaminan Hari Tua (JHT) dan Jaminan Pensiun (JP)," ungkap Dedi.

Selain tiga program tersebut, kepesertaan ini juga mencakup Jaminan Kematian (JKM) dan Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP).

Keberadaan lima program tersebut diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi keluarga besar pesantren dalam menjalankan tugas pengabdian sehari-hari.

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.