Usai Dilantik, Ketua DPRD Surabaya Fokus Perkuat Komunikasi dan Serap Aspirasi
- Penulis : Yanuar D
- | Rabu, 06 Mei 2026 19:45 WIB
jatimnow.com - Syaifuddin Zuhri resmi dilantik sebagai Ketua DPRD Surabaya dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Surabaya, Rabu (6/5/2026).
Usai dilantik, Syaifuddin langsung menegaskan arah kepemimpinannya. Ia ingin membangun DPRD yang lebih komunikatif serta berpihak pada kepentingan masyarakat.
Baca Juga: Mencari Solusi Eks Tanah Ganjaran Sumur Welut, DPRD Surabaya Minta Pemkot Hadir
“Yang paling dekat saat ini bagaimana saya melakukan komunikasi dengan seluruh 50 anggota dewan. Nanti juga kami akan silaturahmi dengan forkopimda, tokoh masyarakat hingga LSM,” kata Syaifuddin.
Menurutnya, keterbukaan terhadap masukan menjadi kunci dalam merumuskan kebijakan yang tepat. Ia ingin berbagai elemen dilibatkan agar pembahasan pembangunan Surabaya bisa dilakukan secara komprehensif.
“Kita butuh banyak saran dan pendapat. Supaya bicara tentang Surabaya itu bisa menyeluruh dan tepat sasaran,” ujarnya.
Terkait rencana pembiayaan melalui skema pinjaman daerah atau MPAK, Syaifuddin mengakui belum ada pembahasan detail. Namun ia memastikan, arah kebijakan tersebut akan difokuskan pada program yang berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi.
“Pembahasannya belum detail. Tapi yang jelas pembiayaan itu untuk pekerjaan yang berpengaruh pada kemajuan ekonomi, termasuk pembangunan jalan dan lainnya,” jelasnya.
Ia juga menyinggung kondisi ekonomi global yang tidak menentu, termasuk fluktuasi nilai tukar rupiah. Menurutnya, percepatan pembangunan menjadi langkah realistis dibanding menunda proyek.
Baca Juga: DPRD Surabaya Dukung Penegakan Hukum Kasus Pengeroyokan Siswa SMAN 11
“Kalau ditunda 3 sampai 5 tahun, harga pasti berubah. Maka pembiayaan ini harus tepat sasaran untuk kepentingan masyarakat,” tegasnya.
Selain infrastruktur, revitalisasi pasar menjadi salah satu fokus. Penataan pasar dinilai penting untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan tertib.
“Pasar ini akan kita benahi. Termasuk pemisahan aktivitas pemotongan unggas agar tidak bercampur dengan area jual beli,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Surabaya Budi Leksono memastikan pihaknya akan mengawal jalannya kepemimpinan yang baru.
Baca Juga: Catatan Kritis DPRD Surabaya di Moment HJKS ke 733
“Kami akan mengawal semua kegiatan dan permasalahan masyarakat. Insya Allah kita bangun sinergi dan kolaborasi,” kata Budi.
Ia menegaskan, setiap keputusan di DPRD memiliki dampak besar bagi masyarakat. Karena itu, ia berharap seluruh kebijakan yang dihasilkan benar-benar berpihak pada rakyat.
“Setiap ketukan palu itu sangat bermakna. Harapannya bisa membantu masyarakat dengan asas keadilan,” pungkasnya.
Editor : Yanuar D