Sabtu, 20 Jun 2026 02:16 WIB

DPMD Jember Beber Syarat Kades dan Perangkat Maju Pilkades, Cuti atau Mundur?

  • Penulis : Yanuar D
  • | Rabu, 06 Mei 2026 16:15 WIB
Komisi A DPRD Jember gelar RDP dengan DPMD. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)
Komisi A DPRD Jember gelar RDP dengan DPMD. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Jember memaparkan syarat bagi kepala desa (kades) maupun perangkat desa yang ingin mencalonkan diri dalam Pilkades 2027.

Hal ini terungkap dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi A DPRD Jember dan DPMD terkait persiapan Pilkades mendatang. Ketua Komisi A DPRD Jember, Budi Wicaksono, mempertanyakan status kades maupun perangkat desa yang masih menjabat namun ingin kembali maju dalam kontestasi.

Baca Juga: Petani Sekti Ngadu ke DPRD Jember, Desak GTRA Selesaikan Persoalan

“Saya ingin tahu dari DPMD, bagi kepala desa atau perangkat yang akan mencalonkan lagi, apakah harus cuti atau mundur?” ujarnya, Selasa (5/5/2026).

Menanggapi hal tersebut, Kepala DPMD Jember Adi Wijaya menjelaskan, kepala desa yang masih menjabat dan kembali maju dalam Pilkades wajib mengajukan izin serta menyampaikan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa (LPPD) melalui camat kepada bupati.

Selain itu, kades diwajibkan mengambil cuti selama proses pencalonan berlangsung.

“Cuti dimulai sejak ditetapkan sebagai calon kepala desa hingga terbitnya SK bupati,” jelas Adi.

Baca Juga: Kecewa Harga Mentimun Rp500 per Kg, Petani Jember Bagikan Panen Gratis

Sementara itu, aturan berbeda berlaku bagi perangkat desa. Mereka diwajibkan meminta izin kepada kepala desa sebelum maju dalam Pilkades.

Namun, setelah ditetapkan sebagai bakal calon, perangkat desa harus mengajukan pengunduran diri.

“Perbedaannya, perangkat desa harus mundur setelah ditetapkan sebagai bakal calon kepala desa, disertai surat pernyataan pengunduran diri,” terangnya.

Baca Juga: Berkali Ganti Bupati, Warga Karang Mluwo Jember Masih Dihantui Banjir

Adi menambahkan, aturan ini merupakan kebijakan terbaru. Sebelumnya, perangkat desa yang maju dalam Pilkades hanya diwajibkan cuti.

“Sekarang berbeda, setelah ditetapkan harus mengundurkan diri. Ini khusus untuk perangkat desa,” tegasnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.