Kamis, 11 Jun 2026 21:54 WIB

Pedagang Pasar Kesamben Blitar Tolak Relokasi

  • Penulis : Bramanta
  • | Rabu, 06 Mei 2026 11:30 WIB
Pedagang pasar Kesamben Blitar sepakat menolak relokasi. (Foto: Bramanta/jatimnow.com)
Pedagang pasar Kesamben Blitar sepakat menolak relokasi. (Foto: Bramanta/jatimnow.com)

jatimnow.com - Relokasi pasar pagi di Kesamben, Kabupaten Blitar berlangsung cukup tegang. Pedagang memblokir jalan nasional setelah jalan masuk ke pasar pagi Kesamben di tutup oleh petugas gabungan Satpol PP Dishub dan Disprindag Kabupaten Blitar.

Salah satu pedagang Siti Romlah mengatakan tidak setuju dengan relokasi yang dilakukan Pemkab Blitar. Tempat relokasi yang baru di nilai sepi.

Baca Juga: Eks Terpidana Kasus Korupsi, Samanhudi Anwar Terpilih Ketua KONI Kota Blitar

"Saya berjualan sudah tujuh belas tahun berjualan ikan di pasar pagi ini, pasar ini milik desa dan tidak menganggu lalu lintas," ujarnya.

Siti menambahkan,untuk relokasi dinilai tidak masuk akal. Pasalnya pasar pagi ini buka mulai pukul 01.00 sampai pukul 06.00 wib.

"Kami tidak boleh berjualan disini alasanya mengagu pekerjaan proyek pembangunan pasar kesamben yang terbakar itu, padahal para pedagang jam 06.00 sudah tidak ada yang jualan,"Tambahnya

Baca Juga: Mahasiswa UNU Blitar Gelar Aksi, Minta Dosen Pelaku Kekerasan Seksual Dipecat

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Blitar Darmadi mejelaskan,relokasi pasar pagi ini dilakukan karena para pedagang berjualan terlalu dekat dengan proyek pembangunan pasar kesamben. Pihaknya sudah menyiapkan tempat relokasi yang tidak jauh dari lokasi sekarang. Namun pedagang ngotot dan tidak mau di pindahkan.

"Aktivitas pedagang mengagu pengerjaan proyek pembangunan pasar kesamben.Untuk itu kami akan merelokasi ketempat baru," tuturnya.

Baca Juga: Tiga Warga Blitar Terseret Arus Sungai Brantas, Satu Dinyatakan Hilang

Lebih lanjut Darmadi mengukapkan, relokasi sebelumnya sudah dilakukan sosialisasi ke pedagang. Namun pedagang tidak meresponya. Meskipun sudah ditutup oleh petugas namun pedagang ngotot membuka dan membuat kemacetan di jalan nasional.

"Ya kami berharap pedagang bisa menpati lokasi baru,agar pembangunan pasar kesamben bisa cepat di selesaikan," pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.