Polisi Masih Lakukan Penyelidikan Kasus Kematian Nenek di Tulungagung
- Penulis : Bramanta
- | Senin, 04 Mei 2026 10:05 WIB
jatimnow.com - Satreskrim Polres Tulungagung masih melakukan penyelidikan dalam kasus kematian nenek berinisial S (64), warga Desa Gedangsewu, Kecamatan Boyolangu. Mereka menemukan kejanggalan pada jenazah korban. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan dalam kasus ini. Meski begitu polisi masih belum bisa memastikan apakah korban meninggal karena bunuh diri atau lainnya.
Kasatreskrim Polres Tulungagung, Iptu Andi Wiranata Tamba, mengatakan hingga saat ini pihaknya masih belum bisa memastikan penyebab kematian korban. Pihaknya telah melakukan gelar perkara sebanyak tiga kali. Namun hingga kini, belum ada kesimpulan final terkait kasus tersebut.
Baca Juga: Sasar Lansia, Residivis Jambret Asal Malang ditangkap Polisi Tulungagung
“Kami sudah tiga kali menggelar perkara untuk menentukan apakah kasus ini pembunuhan atau bunuh diri. Kami mohon waktu,” ujarnya, Senin (4/5/2026).
Dalam proses penyelidikan, polisi juga menemukan sejumlah fakta baru serta beberapa kejanggalan di lokasi kejadian. Meski demikian, belum ada saksi mata yang benar-benar melihat peristiwa tersebut secara langsung.
Baca Juga: Satlantas Polres Tulungagung Tilang Truk Besar yang Nekat Masuk Jalur Alternatif
“Kami sudah melakukan olah TKP. Tapi kami belum mendapat saksi mata yang melihat peristiwa itu,” jelasnya.
Polisi telah memeriksa sekitar lima hingga enam orang saksi, yang terdiri dari anak, menantu, tetangga, hingga teman korban. Selain itu, rekaman CCTV di sekitar lokasi juga telah diperiksa untuk mencari petunjuk tambahan. Terkait kemungkinan motif, polisi belum menemukan indikasi kuat adanya unsur perampokan atau perebutan harta benda.
Baca Juga: Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung
“Kalau konflik hanya sebatas hubungan keluarga saja. Tapi untuk motif harta kami tidak temukan. Dan barang-barang berharga tidak ada yang hilang,” pungkasnya.
Sebelumnya seorang nenek berinisial S (64) ditemukan tewas dalam kondisi bersimbah darah di dapur, Rabu (15/4/2026). Dari hasil autopsi ditemukan luma luka sayat di bagian leher. Luka tersebut menyebabkan terputusnya urat nadi di leher sebelah kiri yang diduga menjadi penyebab utama kematian.
Editor : BramantaURL : https://jatimnow.id/baca-84241-polisi-masih-lakukan-penyelidikan-kasus-kematian-nenek-di-tulungagung