Jumat, 19 Jun 2026 11:38 WIB

May Day 2026, Gerindra Surabaya Dorong Sinkronisasi Kebijakan Ketenagakerjaan

Yona Bagus saat memperjuangkan tuntutan butuh Surabaya (ilustrasi/jatimnow.com)
Yona Bagus saat memperjuangkan tuntutan butuh Surabaya (ilustrasi/jatimnow.com)

jatimnow.com - Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 dinilai menjadi momentum evaluasi kebijakan ketenagakerjaan di daerah. Sinkronisasi arah kebijakan pusat dan daerah dianggap penting agar perlindungan serta kesejahteraan buruh semakin terukur.

Wakil Ketua DPC Gerindra Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko menyebut kebijakan ketenagakerjaan di daerah harus mengacu pada visi pembangunan nasional. Menurutnya, Asta Cita yang diusung Presiden Prabowo Subianto menjadi pijakan dalam memperkuat perlindungan buruh.

Baca Juga: Mencari Solusi Eks Tanah Ganjaran Sumur Welut, DPRD Surabaya Minta Pemkot Hadir

"May Day harus menjadi momentum menghadirkan kebijakan konkret yang berpihak pada buruh. Arah ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo yang menempatkan kesejahteraan rakyat sebagai prioritas,” kata Yona, Jumat (1/5/2026).

Yona yang juga Ketua Komisi A DPRD Surabaya menjelaskan, implementasi kebijakan di Surabaya perlu disesuaikan dengan karakter ekonomi kota yang berbasis jasa dan perdagangan. Regulasi, lanjutnya, harus adaptif namun tetap memberikan kepastian bagi pekerja.

"Locus Surabaya berbeda dengan kawasan industri besar, sehingga kebijakannya harus kontekstual. Prinsipnya tetap sama, bagaimana buruh terlindungi dan mendapatkan kepastian kerja,” ujarnya.

Ia menambahkan, komitmen pemerintah dalam perlindungan pekerja juga terlihat dari pengesahan UU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (PPRT) pada 21 April 2026. Undang-undang tersebut disebut sebagai bentuk kepedulian negara dalam menyediakan jaring pengaman sosial dan perlindungan hukum, khususnya bagi buruh di sektor pekerja rumah tangga.

Baca Juga: DPRD Surabaya Dukung Penegakan Hukum Kasus Pengeroyokan Siswa SMAN 11

"Setelah penantian panjang lebih dari dua dekade, negara akhirnya menghadirkan payung hukum bagi pekerja rumah tangga,” tegasnya.

Selain itu, Yona mendorong penguatan kebijakan di sektor upah, jaminan sosial, dan perlindungan pekerja informal. Ia menilai hal ini sejalan dengan semangat Asta Cita dalam membangun keadilan sosial dan pemerataan kesejahteraan.

"Pemerintah pusat sudah memberi arah yang jelas melalui Asta Cita. Di daerah, itu harus diterjemahkan dalam kebijakan nyata seperti penguatan jaminan sosial dan perlindungan pekerja informal,” ucapnya.

Baca Juga: Catatan Kritis DPRD Surabaya di Moment HJKS ke 733

Yona berharap momentum May Day 2026 dapat mempercepat sinkronisasi kebijakan pusat dan daerah. Dengan begitu, dampaknya bisa langsung dirasakan oleh buruh di Surabaya.

"Kalau arah kebijakan pusat dan daerah selaras, maka hasilnya akan lebih konkret. Buruh mendapatkan perlindungan, dan ekonomi daerah tetap bergerak,” pungkasnya.

Editor : Ni'am Kurniawan
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.