Jumat, 19 Jun 2026 09:37 WIB

Puluhan Sekolah di Tulungagung Belum Miliki Kepala Sekolah, Ini Dampaknya

  • Penulis : Bramanta
  • | Kamis, 23 Apr 2026 13:19 WIB
Kantor Dinas Pendidikan Tulungagung. (Foto: Bramanta/jatimnow.com)
Kantor Dinas Pendidikan Tulungagung. (Foto: Bramanta/jatimnow.com)

jatimnow.com - Kekosongan jabatan kepala sekolah masih menjadi pekerjaan rumah Dinas Pendidikan Kabupaten Tulungagung. Saat ini tercatat masih ada 21 sekolah tingkat TK, SD dan SMP yang belum memiliki kepala sekolah. Kondisi ini berdampak pada sejumlah layanan administrasi sekolah. Salah satunya terhambatnya pencairan dana BOS.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tulungagung, Deni Susanti, mengatakan pihaknya sebenarnya telah menyiapkan langkah pengisian jabatan, termasuk untuk sekolah yang sudah memiliki calon kepala sekolah yang memenuhi syarat.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

“Untuk beberapa sekolah sebenarnya sudah ada nama yang bisa langsung mengisi karena calon kepala sekolah ini sudah mengikuti diklat. Mekanismenya mengacu Permendikdasmen Nomor 7, baik melalui jalur reguler maupun non-reguler lewat SIM KSPS,” ujarnya, Kamis (23/4/2026).

Kekosongan ini, lanjut Deni, turut berdampak pada sejumlah urusan administratif, meskipun sudah ada aturan dari Kemendikdasmen yang memperbolehkan Plt Kepala Sekolah untuk menandatangani ijazah kelulusan siswa

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

“Dampaknya ada yang BOS belum bisa diteken. Untuk ijazah yang ditandatangani Plt kepsek masih bisa, tapi yang belum punya Plt ini yang sedang kami kejar,” imbuhnya.

Pihaknya mengaku, terus berupaya untuk segera mengisi jabatan yang kosong tersebut, dengan penunjukan Plt, mengingat SK penunjukan Plt bisa dibuat oleh Plt Bupati Tulungagung. Deni berharap proses pengesahan tim pertimbangan dan penunjukan Plt bisa segera tuntas agar roda pendidikan di sekolah tidak terganggu lebih lama.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

“Semoga bisa segera selesai, karena yang kami pikirkan bagaimana sekolah tetap berjalan dan pelayanan kepada siswa tidak terdampak,” pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.