Kamis, 11 Jun 2026 12:45 WIB

Gugur Saat Mengabdi, Rohid Wisuda Lewat Orang Tua

Menteri Transmigrasi RI, Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara (kiri) bersama Rektor ITS Prof. Bambang Pramujati, menyerahkan ijazah kepada orang tua almarhum Abdul Rohid dalam Wisuda ke-133 ITS. (Foto: Humas ITS for jatimnow.com)
Menteri Transmigrasi RI, Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara (kiri) bersama Rektor ITS Prof. Bambang Pramujati, menyerahkan ijazah kepada orang tua almarhum Abdul Rohid dalam Wisuda ke-133 ITS. (Foto: Humas ITS for jatimnow.com)

jatimnow.com - Suasana haru menyelimuti Wisuda ke-133 Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Sabtu (18/4/2026). Ijazah Abdul Rohid, wisudawan yang wafat saat menjalankan tugas pengabdian, diserahkan langsung kepada orang tuanya di hadapan ribuan peserta.

Menteri Transmigrasi RI Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara menyerahkan ijazah tersebut bersama Rektor ITS Bambang Pramujati. Momen berlangsung di Grha Sepuluh Nopember, Surabaya, disambut tepuk tangan panjang dari hadirin.

Baca Juga: Mahasiswa ITS Ciptakan Alat Deteksi Dini Kebakaran Listrik

Abdul Rohid merupakan bagian dari Tim Ekspedisi Patriot yang ditugaskan memetakan potensi ekonomi di kawasan transmigrasi Bahari Tomini Raya, Sulawesi Tengah.

Pengabdian tersebut membuatnya menunda wisuda sejak September 2025. Ia kemudian wafat sebelum sempat merayakan kelulusannya.

Kedua orang tua almarhum, Abdul Ghofur dan Jumaika, menerima ijazah sarjana terapan dengan mata berkaca-kaca. Dukungan moral mengalir dari peserta wisuda yang berdiri memberi penghormatan.

Iftitah menyampaikan penghargaan negara atas dedikasi almarhum. “Abdul Rohid tidak hanya menyelesaikan studi, tetapi juga menuntaskan tugas hidupnya sebagai anak yang berbakti, manusia yang berguna, dan patriot bagi bangsa,” ujarnya.

Rektor ITS turut menyampaikan rasa bangga sekaligus duka. “Kami menghormati keteladanan almarhum yang menunjukkan dedikasi hingga akhir hayat,” kata Bambang.

Baca Juga: Mahasiswa ITS Ciptakan Kakarobot, Robot Edukasi Tanpa Gawai untuk Anak 3T

Mahasiswa asal Sidoarjo tersebut dikenal berprestasi. Ia lulus dari program D4 Teknologi Rekayasa Instrumentasi dengan IPK 3,58 dan predikat cumlaude. Pilihan menunda wisuda demi pengabdian menjadi bukti komitmennya di luar ruang kelas.

Dalam prosesi tersebut, keluarga juga menyerahkan prototipe karya tugas akhir Rohid berupa Smart Air Purifier and Humidifier kepada kampus. Inovasi itu pernah meraih sejumlah penghargaan dan menjadi simbol dedikasinya di bidang teknologi.

Dukungan terhadap keluarga almarhum turut diberikan pemerintah dan kampus. Kementerian Transmigrasi menyiapkan beasiswa bagi adik Rohid hingga lulus sekolah, sementara ITS membuka peluang melanjutkan pendidikan hingga jenjang sarjana.

Baca Juga: ITS Gelar Bedah Film Pesta Babi di Tengah Polemik Nasional

Ketua Tim Ekspedisi Patriot ITS, Aulia Siti Aisjah, menyatakan pihak kampus akan menjaga amanah tersebut.

“Kami ingin mimpi almarhum tetap hidup melalui pendidikan adiknya,” ujarnya.

Kisah Abdul Rohid meninggalkan jejak kuat tentang arti pengabdian. Gelar Sarjana Terapan Teknik yang diterima melalui orang tuanya menjadi penanda bahwa perjuangan telah tuntas, meski tanpa kehadiran di panggung wisuda ITS.

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.