Senin, 27 Jul 2026 06:45 WIB

Mahasiswa ITS Ciptakan Kakarobot, Robot Edukasi Tanpa Gawai untuk Anak 3T

Danya Deluca (kiri) bersama Muhammad Azriel Rizqifadhiilah saat mempresentasikan inovasi Kakarobot pada ajang Hult Prize Indonesia di ITB. (Foto: Humas ITS/jatimnow.com)
Danya Deluca (kiri) bersama Muhammad Azriel Rizqifadhiilah saat mempresentasikan inovasi Kakarobot pada ajang Hult Prize Indonesia di ITB. (Foto: Humas ITS/jatimnow.com)

jatimnow.com - Kesenjangan akses teknologi di wilayah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T) Indonesia memicu lahirnya inovasi edukasi baru. Mahasiswa Program Magister Departemen Teknik Elektro Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) berhasil menciptakan Kakarobot, sebuah alat peraga robotika tanpa layar yang dirancang khusus untuk sekolah dengan fasilitas digital terbatas.

Inovasi ramah anak tersebut memangkas ketergantungan pada gawai, sekaligus membuka ruang belajar teknologi yang setara bagi anak-anak di pelosok negeri.

Baca Juga: ITS Kenalkan Traktor Listrik Berbentuk Perahu, Hemat Biaya dan Ramah Lingkungan

Dua inovator di balik proyek tersebut adalah Danya Deluca selaku penemu sekaligus Chief Executive Officer (CEO) Kakarobot, bersama rekannya Muhammad Azriel Rizqifadhiilah.

Ide dasar pengembangan alat peraga robotika tanpa layar bermula dari pengalaman pribadi Deluca yang sempat kesulitan memahami dunia robotika semasa kuliah strata satu.

Deluca menyadari tantangan yang ia hadapi di kampus bakal berlipat ganda jika dirasakan oleh anak-anak di daerah pelosok yang minim infrastruktur internet maupun perangkat komputer.

"Robot edukasi yang kami lengkapi sistem operasi internal mampu menjadi pintu masuk bagi anak-anak pelosok untuk mengenal teknologi secara langsung tanpa perlu memiliki gawai," ujar Deluca, penerima Beasiswa Indonesia Maju tersebut.

Prototipe Kakarobot yang dirancang oleh dua mahasiswa Program Magister Departemen Teknik Elektro ITS. (Foto: Humas ITS/jatimnow.com)Prototipe Kakarobot yang dirancang oleh dua mahasiswa Program Magister Departemen Teknik Elektro ITS. (Foto: Humas ITS/jatimnow.com)

Baca Juga: Muharram Camp BSI Maslahat Bekali Anak Yatim Mental dan Spiritual

Sistem pembelajaran Kakarobot sengaja dirancang untuk mengasah pola pikir komputasi serta kemampuan memecahkan masalah secara sistematis sejak dini. Melalui metode praktis, siswa di wilayah 3T diharapkan memiliki kesiapan mental yang matang saat menghadapi era disrupsi digital.

"Modal logika yang kuat akan membantu mereka bersaing di masa depan, bahkan ikut mendongkrak roda perekonomian di daerah asal mereka," tambahnya.

Kurikulum pembelajaran dikemas lewat pendekatan interaktif dan eksploratif. Teori-teori robotika yang rumit diubah menjadi aktivitas bermain yang menyenangkan, sehingga memicu rasa ingin tahu anak secara alami.

Langkah taktis tersebut dinilai efektif membangun ketangguhan generasi muda di daerah terpencil agar tidak sekadar menjadi penonton arus modernisasi.

Baca Juga: Maria Apriliani, Doktor Muda Alumni UNAIR yang Bersinar di Kancah Internasional

Visi besar mengenai inklusi pendidikan teknologi membawa Kakarobot meraih prestasi internasional. Karya dua mahasiswa magister ITS sukses menyabet penghargaan tertinggi dalam ajang Hult Prize di Institut Teknologi Bandung (ITB) pada 10 Mei 2026.

Kemenangan tersebut mengantarkan Kakarobot sebagai wakil resmi Indonesia yang siap berlaga di panggung Hult Prize Global Final di Inggris.

Proyek robot edukasi tanpa layar turut mendukung percepatan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) di Indonesia, khususnya dalam mengikis angka kemiskinan, memeratakan pendidikan berkualitas, serta memangkas kesenjangan sosial antardaerah.

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.