Kamis, 11 Jun 2026 07:56 WIB

Sindikat Pencuri Kabel Telkom Digulung Polres Tulungagung

  • Penulis : Bramanta
  • | Rabu, 08 Apr 2026 09:10 WIB
Polisi menunjukkan barang bukti pencurian kabel Telkom di Tulungagung. (Foto: Bramanta/jatimnow.com)
Polisi menunjukkan barang bukti pencurian kabel Telkom di Tulungagung. (Foto: Bramanta/jatimnow.com)

jatimnow.com - Satreskrim Polres Tulungagung mengungkap sindikat pencurian kabel telepon di bawah tanah. Sebanyak 10 orang menjadi tersangka dalam kasus ini. Mereka mengambil kabel milik PT Telkom yang saat ini sudah tidak digunakan lagi. Para pelaku ini diketahui merupakan karyawan perusahaan outsourcing yang menjadi mitar PT Telkom. Akibat peristiwa ini PT Telkom dirugikan hingga belasan juta.

Kasat Reskrim Polres Tulungagung, Iptu Andi Wiranata Tamba mengatakan para pelaku ini tertangkap tangan saat beraksi di kawasan padat pemukiman. Mereka bekerja sama menggali kabel milik PT Telkom dan menariknya menggunakan sebuah mobil. Untuk memudahkan membawanya, mereka memotong kabel tersebut menjadi lebih kecil lagi.

Baca Juga: Sasar Lansia, Residivis Jambret Asal Malang ditangkap Polisi Tulungagung

“Tersangka AB berperan sebagai koordinator. Sementara sembilan tersangka lainnya memiliki tugas teknis mulai dari menggali tanah, memotong kabel, hingga menarik kabel primer menggunakan mobil sarana yang telah dimodifikasi," ujarnya, Selasa (7/4/2026).

Berdasarkan hasil pemeriksaan, para tersangka mengaku nekat melakukan aksi pencurian ini karena butuh uang untul Lebaran. Kabel yang diincar adalah jenis tembaga primer yang dikenal memiliki nilai jual tinggi di pasar loak atau penampung barang bekas. Dari tangan pelaku polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa antara kabel tembaga primer ukuran 0,6 mm sepanjang 32,85 meter dan ukuran 0,8 mm sepanjang 19,57 meter. Selain itu peralatan lain seperti 1 buah gancu dan 2 buah linggis untuk membongkar aspal/tanah serta 1 unit mobil Toyota milik PT GMY juga diamankan.

Baca Juga: Satlantas Polres Tulungagung Tilang Truk Besar yang Nekat Masuk Jalur Alternatif

"Mereka mengincar kabel tembaga milik PT Telkom karena memiliki nilai jual cukup tinggi," tuturnya.

Sementara itu Officer Aset PT Telkom wilayah Jatim Barat, Lia mengatakan kabel tersebut masih tercatat sebagai aset milik perusahaanya. Saat ini sedang dilakukan upaya penarikan karena kabel tersebut sudah tidak digunakan lagi. Meski begitu proses penarikan akan dilakukan oleh kantor pusat.

Baca Juga: Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

"Atas kejadian ini kami mengalami kerugian hingga Rp14 juta dan kejadian ini juga akan menjadi bahan evaluasi bagi kami," pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.